Kelas 43 Merek Produk untuk Restoran, Kafe, Hotel, dan Penyediaan Makanan Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI

Kelas 43 Merek Produk untuk Restoran, Kafe, Hotel, dan Penyediaan Makanan Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI

Kelas 43 Merek Produk untuk Restoran, Kafe, Hotel, dan Penyediaan Makanan Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI – Bisnis restoran, kafe, hotel, dan penyediaan makanan memiliki persaingan yang semakin kuat. Pelanggan tidak hanya mempertimbangkan rasa makanan atau kenyamanan tempat, tetapi juga mengingat nama dan identitas bisnis yang mereka temui. Nama restoran, logo kafe, identitas hotel, hingga merek layanan makanan dapat berkembang menjadi aset usaha yang memiliki nilai komersial. Karena itu, perlindungan merek perlu dipertimbangkan sejak bisnis mulai dibangun dan dipasarkan secara serius. Kelas 43 Merek Produk untuk Restoran, Kafe, Hotel, dan Penyediaan Makanan Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI membantu pelaku usaha memahami pentingnya pendaftaran merek berdasarkan layanan yang dijalankan.

Kelas 43 secara umum berkaitan dengan layanan penyediaan makanan dan minuman serta akomodasi sementara. Pelaku usaha perlu memastikan uraian layanan yang dipilih benar-benar sesuai dengan kegiatan bisnisnya. Pendaftaran merek juga bukan hanya mengenai memasukkan nama dan logo, tetapi mencakup pemeriksaan awal, penentuan klasifikasi, persiapan dokumen, pengajuan, serta mengikuti proses pemeriksaan di DJKI. Dengan persiapan yang lebih terarah, pemilik restoran, kafe, hotel, maupun usaha penyediaan makanan dapat membangun strategi perlindungan merek yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Kelas 43 Merek untuk Restoran, Kafe, Hotel, dan Penyediaan Makanan

Kelas 43 menjadi kelas yang relevan bagi berbagai usaha yang memberikan layanan makanan, minuman, maupun akomodasi sementara. Restoran, kafe, hotel, rumah makan, katering, kantin, kedai minuman, penginapan, guest house, dan berbagai bentuk usaha sejenis dapat mempertimbangkan kelas ini sesuai jenis layanan yang ditawarkan. Namun, pemilik usaha tetap perlu memperhatikan uraian layanan secara spesifik karena tidak semua kegiatan dalam sebuah bisnis otomatis berada dalam satu klasifikasi.

Sebagai referensi, berikut 200 contoh layanan atau aktivitas usaha yang berkaitan dengan restoran, kafe, hotel, dan penyediaan makanan. Daftar ini digunakan sebagai gambaran awal dan bukan penetapan klasifikasi secara otomatis. Uraian akhir sebaiknya diperiksa berdasarkan Nice Classification dan ketentuan DJKI yang berlaku.

  1. Jasa restoran
  2. Jasa rumah makan
  3. Jasa kafe
  4. Jasa coffee shop
  5. Jasa kedai kopi
  6. Jasa kedai makanan
  7. Jasa kedai minuman
  8. Jasa kantin
  9. Jasa kafetaria
  10. Jasa bar
  11. Jasa lounge
  12. Jasa snack bar
  13. Jasa juice bar
  14. Jasa penyediaan makanan
  15. Jasa penyediaan minuman
  16. Jasa penyediaan makanan dan minuman
  17. Jasa penyajian makanan
  18. Jasa penyajian minuman
  19. Jasa pelayanan makanan
  20. Jasa pelayanan minuman
  21. Jasa restoran keluarga
  22. Jasa restoran kasual
  23. Jasa restoran premium
  24. Jasa restoran fine dining
  25. Jasa restoran cepat saji
  26. Jasa restoran prasmanan
  27. Jasa restoran buffet
  28. Jasa restoran tematik
  29. Jasa restoran makanan tradisional
  30. Jasa restoran makanan Indonesia
  31. Jasa restoran makanan Nusantara
  32. Jasa restoran makanan Asia
  33. Jasa restoran makanan Barat
  34. Jasa restoran makanan Jepang
  35. Jasa restoran makanan Korea
  36. Jasa restoran makanan China
  37. Jasa restoran makanan Timur Tengah
  38. Jasa restoran vegetarian
  39. Jasa restoran vegan
  40. Jasa restoran makanan sehat
  41. Jasa rumah makan tradisional
  42. Jasa rumah makan keluarga
  43. Jasa rumah makan khas daerah
  44. Jasa rumah makan khas Nusantara
  45. Jasa warung makan
  46. Jasa warung kopi
  47. Jasa warung minuman
  48. Jasa kedai camilan
  49. Jasa kedai dessert
  50. Jasa kedai makanan ringan
  51. Jasa penyediaan sarapan
  52. Jasa penyediaan makan siang
  53. Jasa penyediaan makan malam
  54. Jasa penyediaan makanan ringan
  55. Jasa penyediaan kudapan
  56. Jasa penyediaan makanan siap santap
  57. Jasa penyediaan makanan tradisional
  58. Jasa penyediaan makanan Indonesia
  59. Jasa penyediaan makanan Asia
  60. Jasa penyediaan makanan Barat
  61. Jasa penyediaan makanan Jepang
  62. Jasa penyediaan makanan Korea
  63. Jasa penyediaan makanan China
  64. Jasa penyediaan makanan vegetarian
  65. Jasa penyediaan makanan vegan
  66. Jasa penyediaan makanan sehat
  67. Jasa penyediaan makanan organik
  68. Jasa penyediaan makanan halal
  69. Jasa penyediaan makanan untuk pelanggan
  70. Jasa penyediaan minuman untuk pelanggan
  71. Jasa penyediaan kopi
  72. Jasa penyediaan teh
  73. Jasa penyediaan minuman kopi
  74. Jasa penyediaan minuman teh
  75. Jasa penyediaan espresso
  76. Jasa penyediaan cappuccino
  77. Jasa penyediaan latte
  78. Jasa penyediaan smoothie
  79. Jasa penyediaan jus buah
  80. Jasa penyediaan jus sayuran
  81. Jasa penyediaan minuman dingin
  82. Jasa penyediaan minuman panas
  83. Jasa penyediaan minuman nonalkohol
  84. Jasa penyediaan minuman ringan
  85. Jasa kafe modern
  86. Jasa kafe keluarga
  87. Jasa kafe premium
  88. Jasa kafe tematik
  89. Jasa kafe untuk wisatawan
  90. Jasa coffee shop spesialti
  91. Jasa coffee shop keluarga
  92. Jasa coffee shop premium
  93. Jasa kedai teh
  94. Jasa kedai jus
  95. Jasa kedai minuman sehat
  96. Jasa kedai minuman segar
  97. Jasa kedai minuman modern
  98. Jasa kedai minuman tradisional
  99. Jasa penyediaan makanan di kafe
  100. Jasa penyediaan minuman di kafe
  101. Jasa penyediaan makanan di restoran
  102. Jasa penyediaan minuman di restoran
  103. Jasa penyediaan makanan di rumah makan
  104. Jasa penyediaan minuman di rumah makan
  105. Jasa penyediaan makanan di kantin
  106. Jasa penyediaan minuman di kantin
  107. Jasa penyediaan makanan di kafetaria
  108. Jasa penyediaan minuman di kafetaria
  109. Jasa katering
  110. Jasa catering
  111. Jasa katering perusahaan
  112. Jasa katering kantor
  113. Jasa katering acara
  114. Jasa katering pesta
  115. Jasa katering pernikahan
  116. Jasa katering ulang tahun
  117. Jasa katering seminar
  118. Jasa katering rapat
  119. Jasa katering konferensi
  120. Jasa katering keluarga
  121. Jasa katering makanan tradisional
  122. Jasa katering makanan sehat
  123. Jasa katering vegetarian
  124. Jasa katering vegan
  125. Jasa penyediaan makanan untuk pesta
  126. Jasa penyediaan makanan untuk pernikahan
  127. Jasa penyediaan makanan untuk seminar
  128. Jasa penyediaan makanan untuk rapat
  129. Jasa penyediaan makanan untuk konferensi
  130. Jasa penyediaan makanan untuk pertemuan
  131. Jasa penyediaan makanan untuk acara perusahaan
  132. Jasa penyediaan makanan untuk acara keluarga
  133. Jasa penyediaan makanan untuk kegiatan sosial
  134. Jasa penyediaan makanan untuk kegiatan komunitas
  135. Jasa penyediaan minuman untuk pesta
  136. Jasa penyediaan minuman untuk seminar
  137. Jasa penyediaan minuman untuk rapat
  138. Jasa penyediaan minuman untuk konferensi
  139. Jasa penyediaan minuman untuk pertemuan
  140. Jasa penyediaan makanan dan minuman untuk acara
  141. Jasa hotel
  142. Jasa hotel butik
  143. Jasa hotel bisnis
  144. Jasa hotel keluarga
  145. Jasa hotel wisata
  146. Jasa hotel budget
  147. Jasa hotel premium
  148. Jasa resort
  149. Jasa resort wisata
  150. Jasa resort keluarga
  151. Jasa penginapan
  152. Jasa penginapan sementara
  153. Jasa akomodasi sementara
  154. Jasa penyediaan kamar hotel
  155. Jasa reservasi hotel
  156. Jasa pemesanan kamar hotel
  157. Jasa guest house
  158. Jasa rumah tamu
  159. Jasa hostel
  160. Jasa motel
  161. Jasa villa sebagai akomodasi sementara
  162. Jasa cottage
  163. Jasa bungalow
  164. Jasa homestay
  165. Jasa penyediaan tempat menginap
  166. Jasa penyediaan tempat tinggal sementara
  167. Jasa akomodasi wisatawan
  168. Jasa akomodasi pelancong
  169. Jasa akomodasi keluarga
  170. Jasa akomodasi perjalanan bisnis
  171. Jasa akomodasi perjalanan wisata
  172. Jasa reservasi penginapan
  173. Jasa pemesanan akomodasi
  174. Jasa reservasi guest house
  175. Jasa reservasi hostel
  176. Jasa reservasi homestay
  177. Jasa reservasi villa
  178. Jasa reservasi resort
  179. Jasa reservasi motel
  180. Jasa penyediaan akomodasi liburan
  181. Jasa restoran hotel
  182. Jasa kafe hotel
  183. Jasa lounge hotel
  184. Jasa penyediaan makanan hotel
  185. Jasa penyediaan minuman hotel
  186. Jasa sarapan hotel
  187. Jasa restoran resort
  188. Jasa kafe resort
  189. Jasa penyediaan makanan resort
  190. Jasa penyediaan minuman resort
  191. Jasa restoran villa
  192. Jasa penyediaan makanan villa
  193. Jasa penyediaan minuman villa
  194. Jasa pemesanan meja restoran
  195. Jasa reservasi restoran
  196. Jasa pemesanan tempat makan
  197. Jasa penyediaan ruang makan
  198. Jasa layanan makan di tempat
  199. Jasa layanan minum di tempat
  200. Jasa penyediaan makanan, minuman, dan akomodasi sementara

Contoh tersebut menunjukkan luasnya variasi aktivitas usaha yang dapat berkaitan dengan Kelas 43. Pemilik bisnis tidak perlu mencantumkan seluruh 200 contoh dalam satu permohonan. Yang lebih penting adalah memilih uraian layanan yang benar-benar relevan dengan aktivitas bisnis dan kebutuhan perlindungan merek. Pemeriksaan klasifikasi tetap diperlukan agar permohonan tidak disusun berdasarkan asumsi semata.

Kelas 43 Merek Produk untuk Restoran, Kafe, Hotel, dan Penyediaan Makanan Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI
Kelas 43 Merek Produk untuk Restoran, Kafe, Hotel, dan Penyediaan Makanan Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI

Mengapa Merek Restoran, Kafe, dan Hotel Penting Didaftarkan?

Merek dapat menjadi salah satu aset yang paling mudah dikenali pelanggan. Ketika seseorang memilih restoran tertentu karena sudah percaya dengan namanya, atau memesan hotel karena pernah mendapatkan pengalaman yang baik, identitas merek telah memiliki nilai bisnis. Jika identitas tersebut berkembang tanpa perlindungan yang memadai, pemilik usaha dapat menghadapi risiko penggunaan nama atau identitas yang sama atau mirip oleh pihak lain.

Beberapa alasan pendaftaran merek penting bagi bisnis Kelas 43 antara lain:

  • Membantu memberikan perlindungan hukum terhadap merek yang didaftarkan.
  • Membantu membangun identitas usaha yang konsisten.
  • Meningkatkan kredibilitas bisnis di mata pelanggan.
  • Mengurangi risiko penggunaan merek yang sama atau memiliki kemiripan.
  • Mendukung rencana pembukaan cabang.
  • Membantu pengembangan bisnis melalui kerja sama atau lisensi sesuai ketentuan.
  • Meningkatkan nilai aset tidak berwujud perusahaan.
  • Membantu menjaga reputasi bisnis dalam jangka panjang.
  • Memberikan dasar hukum yang lebih jelas terkait kepemilikan merek.
  • Mendukung strategi branding ketika usaha semakin berkembang.

Bagi bisnis restoran, kafe, dan hotel, merek tidak hanya berfungsi sebagai nama. Identitas tersebut dapat melekat pada papan nama, menu, seragam, media sosial, website, materi promosi, hingga pengalaman pelanggan. Semakin luas penggunaan sebuah merek, semakin penting pula pemilik usaha memahami cara melindunginya secara hukum.

Merek Bukan Sekadar Nama Usaha

Masih banyak pelaku usaha yang menganggap pendaftaran merek hanya diperlukan oleh perusahaan besar. Padahal, bisnis kecil seperti kedai kopi atau rumah makan keluarga juga dapat membangun reputasi yang kuat. Ketika usaha berkembang dan membuka cabang, merek yang sebelumnya sederhana dapat berubah menjadi aset yang sangat bernilai.

Pemilik usaha sebaiknya mulai memperhatikan beberapa aspek berikut:

  • Nama merek yang digunakan pada seluruh media bisnis.
  • Logo dan elemen visual yang menjadi identitas usaha.
  • Jenis layanan yang diberikan kepada pelanggan.
  • Kelas merek yang sesuai dengan aktivitas bisnis.
  • Potensi kemiripan dengan merek lain.
  • Rencana pengembangan atau perluasan bisnis.
  • Konsistensi penggunaan merek setelah didaftarkan.

Dengan memikirkan perlindungan sejak awal, pelaku usaha dapat menghindari keputusan terburu-buru ketika bisnis sudah berkembang. Pemeriksaan dan konsultasi sebelum pengajuan juga dapat membantu menentukan strategi yang lebih sesuai dengan karakter usaha.

Syarat Pendaftaran Merek HKI Kelas 43 Resmi DJKI

Sebelum mengajukan merek, pemilik restoran, kafe, hotel, atau usaha penyediaan makanan perlu menyiapkan data dan dokumen yang diperlukan. Data pemohon harus dibuat secara benar dan konsisten. Begitu juga dengan nama serta logo yang akan digunakan sebagai identitas merek.

Beberapa dokumen dan informasi yang umumnya perlu dipersiapkan meliputi:

  • Nama merek yang akan didaftarkan.
  • Logo atau etiket merek apabila menggunakan logo.
  • Identitas pemohon.
  • Alamat pemohon.
  • Data badan usaha apabila pemohon merupakan badan hukum atau badan usaha.
  • Uraian layanan yang ingin dilindungi.
  • Informasi mengenai kegiatan usaha.
  • Dokumen pendukung sesuai status pemohon.
  • Data kuasa apabila menggunakan jasa profesional.
  • Bukti pembayaran biaya resmi sesuai ketentuan.

Kelengkapan dokumen perlu diperiksa sebelum permohonan diajukan. Selain administrasi, aspek substantif juga perlu diperhatikan. Merek yang memiliki persamaan atau kemiripan dengan merek pihak lain, atau memiliki alasan lain yang dapat menjadi dasar penolakan, dapat menghadapi hambatan dalam proses pemeriksaan.

Pemeriksaan Merek Sebelum Pendaftaran

Pemeriksaan awal membantu pemilik usaha mengetahui kondisi merek sebelum mengajukan permohonan. Jangan hanya mengandalkan pencarian melalui Google, media sosial, atau marketplace. Pemeriksaan untuk kepentingan pendaftaran perlu mempertimbangkan database merek dan relevansi kelas maupun layanan.

Hal yang perlu diperhatikan dalam pemeriksaan antara lain:

  1. Kesamaan nama merek.
  2. Kemiripan bunyi atau pengucapan.
  3. Kemiripan unsur visual atau logo.
  4. Kelas dan jenis layanan yang berkaitan.
  5. Potensi keberatan dari pihak lain.
  6. Kemungkinan adanya alasan penolakan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Hasil pemeriksaan awal bukan jaminan bahwa permohonan pasti diterima. Namun, langkah ini dapat membantu pemilik usaha memahami potensi risiko sebelum mengajukan permohonan secara resmi kepada DJKI.

Proses Pendaftaran Merek HKI Kelas 43 Resmi DJKI

Setelah merek dan jenis layanan ditentukan, pemilik restoran, kafe, hotel, maupun usaha penyediaan makanan dapat mempersiapkan proses pengajuan. Tahap ini membutuhkan ketelitian karena data pemohon, etiket merek, kelas, serta uraian layanan harus disusun secara konsisten. Pemeriksaan awal sebelum pengajuan juga penting untuk membantu mengetahui potensi persamaan atau kemiripan dengan merek yang telah ada.

Secara umum, alur pendaftaran merek dapat dipahami melalui tahapan berikut:

  1. Konsultasi awal, untuk memahami karakter bisnis dan kebutuhan perlindungan merek.
  2. Pemeriksaan merek, untuk melihat potensi persamaan atau kemiripan dengan merek lain.
  3. Penentuan kelas dan uraian layanan, berdasarkan aktivitas bisnis yang dijalankan.
  4. Persiapan dokumen, termasuk identitas pemohon dan etiket merek.
  5. Pengajuan permohonan, melalui sistem yang ditetapkan.
  6. Pembayaran biaya resmi, sesuai tarif yang berlaku.
  7. Pemeriksaan oleh DJKI, sesuai tahapan yang ditentukan.
  8. Pengumuman permohonan, sesuai prosedur yang berlaku.
  9. Pemeriksaan substantif dan tahapan lanjutan, apabila permohonan telah masuk pada tahap tersebut.
  10. Penerbitan sertifikat, apabila permohonan dinyatakan memenuhi persyaratan dan dapat didaftarkan.

Untuk estimasi biaya, pemilik usaha perlu membedakan tarif resmi yang ditetapkan pemerintah dengan biaya jasa apabila menggunakan pendampingan profesional. Tarif resmi dapat berubah sesuai kebijakan yang berlaku. Begitu pula dengan durasi proses, yang tidak dapat dipastikan sama untuk setiap permohonan karena bergantung pada tahapan pemeriksaan dan kondisi masing-masing pengajuan.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mendaftarkan Merek Kelas 43

Merek restoran, kafe, hotel, atau penyediaan makanan sering kali dibangun melalui proses branding yang panjang. Namun, sebagian pemilik usaha baru memikirkan pendaftaran ketika mereknya sudah dikenal pelanggan. Padahal, penggunaan nama di papan toko, media sosial, atau materi promosi tidak sama dengan memperoleh perlindungan melalui pendaftaran merek. Kesalahan pada tahap awal dapat membuat strategi perlindungan menjadi kurang optimal.

Beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari antara lain:

  • Tidak melakukan pemeriksaan merek sebelum pengajuan.
  • Menganggap nama yang belum ditemukan di Google otomatis aman.
  • Menggunakan merek yang memiliki kemiripan dengan pihak lain.
  • Memilih kelas tanpa memahami aktivitas layanan.
  • Mencantumkan uraian layanan yang tidak sesuai dengan bisnis.
  • Data pemohon tidak konsisten.
  • Logo yang diajukan tidak sesuai dengan identitas yang ingin dilindungi.
  • Tidak memperhatikan tahapan setelah permohonan diajukan.
  • Menganggap jasa pendaftaran dapat menjamin merek pasti diterima.
  • Tidak menyimpan dokumen dan bukti pengajuan dengan baik.

Pemilik usaha juga perlu berhati-hati terhadap anggapan bahwa merek yang sudah digunakan bertahun-tahun pasti lebih kuat daripada merek yang baru didaftarkan. Dalam praktik perlindungan merek, aspek pendaftaran dan ketentuan hukum yang berlaku tetap perlu diperhatikan. Karena itu, pemeriksaan dan konsultasi sebelum pengajuan dapat membantu pelaku usaha memahami posisi mereknya dengan lebih baik.

Jangan Menunggu Bisnis Besar untuk Mendaftarkan Merek

Restoran atau kafe yang awalnya hanya memiliki satu lokasi dapat berkembang menjadi beberapa cabang. Begitu juga hotel kecil dapat berkembang menjadi jaringan akomodasi dengan identitas yang dikenal di berbagai daerah. Ketika bisnis berkembang, mengganti nama atau identitas karena masalah merek dapat mengganggu promosi dan membingungkan pelanggan.

Karena itu, pendaftaran dapat dipertimbangkan ketika:

  • Nama bisnis sudah ditentukan.
  • Identitas visual atau logo sudah dibuat.
  • Usaha mulai beroperasi secara komersial.
  • Promosi merek mulai dilakukan secara luas.
  • Pemilik memiliki rencana membuka cabang.
  • Merek mulai memiliki pelanggan dan reputasi.

Semakin awal strategi perlindungan dipikirkan, semakin mudah pemilik usaha menyelaraskannya dengan rencana branding dan pengembangan bisnis.

Tips Mendaftarkan Merek Restoran, Kafe, dan Hotel

Pendaftaran merek akan lebih terarah apabila pemilik usaha memahami identitas apa yang ingin dilindungi. Nama restoran yang digunakan pada papan toko, menu, kemasan promosi, media sosial, dan website sebaiknya memiliki identitas yang konsisten. Sebelum melakukan pengajuan, pemilik juga perlu memastikan bahwa merek tersebut telah diperiksa dan uraian layanan telah disesuaikan dengan kegiatan usaha.

Beberapa tips yang dapat diterapkan antara lain:

  • Tentukan nama merek yang memiliki daya pembeda.
  • Lakukan pemeriksaan merek sebelum melakukan branding besar-besaran.
  • Pastikan uraian layanan sesuai dengan kegiatan usaha.
  • Periksa kemungkinan kemiripan dengan merek yang sudah terdaftar.
  • Gunakan data pemohon yang benar dan konsisten.
  • Siapkan logo atau etiket dengan format yang sesuai.
  • Simpan bukti pengajuan dan dokumen terkait.
  • Pantau perkembangan permohonan setelah diajukan.
  • Jangan percaya pada janji bahwa merek pasti diterima.
  • Konsultasikan terlebih dahulu apabila ditemukan merek yang mirip.

Khusus bagi pemilik hotel atau restoran yang menjalankan beberapa jenis kegiatan sekaligus, pemeriksaan klasifikasi perlu dilakukan lebih teliti. Misalnya, sebuah hotel memiliki layanan akomodasi sekaligus restoran. Pemilik perlu melihat kebutuhan perlindungan merek berdasarkan layanan yang benar-benar diberikan dan mempertimbangkan apakah diperlukan perlindungan pada kelas lain untuk aktivitas bisnis tertentu.

Gunakan Merek Secara Konsisten

Setelah menentukan identitas merek, penggunaan yang konsisten dapat membantu membangun pengenalan merek di pasar. Nama, logo, dan identitas visual yang berubah-ubah dapat membuat pelanggan kesulitan menghubungkan berbagai media promosi dengan bisnis yang sama.

Konsistensi dapat diterapkan pada:

  1. Papan nama restoran atau hotel.
  2. Menu dan materi promosi.
  3. Website dan media sosial.
  4. Seragam atau perlengkapan operasional.
  5. Materi komunikasi dengan pelanggan.
  6. Identitas visual dalam pembukaan cabang.

Perlindungan merek tetap perlu dipahami sebagai bagian dari strategi legal, sedangkan konsistensi penggunaan merupakan bagian dari strategi branding. Keduanya dapat berjalan beriringan untuk membantu membangun aset merek yang lebih kuat.

Manfaat Menggunakan Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI

Mengurus merek secara mandiri memang memungkinkan, tetapi prosesnya membutuhkan perhatian terhadap berbagai detail. Pemilik restoran harus mengelola operasional dan pelanggan, pemilik kafe perlu mengawasi produk serta pemasaran, sedangkan pemilik hotel harus menangani reservasi dan pelayanan tamu. Pendampingan profesional dapat membantu pemilik usaha mengurangi beban administratif dalam proses pendaftaran.

Beberapa manfaat menggunakan jasa profesional antara lain:

  • Membantu memahami kebutuhan perlindungan merek.
  • Membantu melakukan pemeriksaan awal.
  • Membantu menentukan uraian layanan yang relevan.
  • Membantu mempersiapkan data dan dokumen.
  • Membantu proses administrasi pengajuan.
  • Membantu menjelaskan tahapan pendaftaran.
  • Membantu memantau perkembangan permohonan.
  • Membantu mengidentifikasi kendala administratif.
  • Memberikan konsultasi apabila terdapat potensi kemiripan.
  • Membantu pemilik usaha memahami proses secara lebih terstruktur.

Pendampingan Profesional Membantu Mengurangi Kesalahan Administrasi

Nilai utama dari jasa profesional bukan sekadar mengajukan permohonan, tetapi membantu pemohon memahami apa yang sedang dilakukan. Pemilik usaha dapat memperoleh penjelasan mengenai pemeriksaan merek, klasifikasi, uraian layanan, dokumen, serta tahapan proses. Dengan demikian, pemohon dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang lebih jelas.

Namun, penting untuk dipahami bahwa menggunakan jasa profesional bukan berarti merek otomatis diterima. Keputusan mengenai pendaftaran tetap berada pada kewenangan DJKI berdasarkan pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku. Penyedia jasa yang profesional seharusnya memberikan informasi secara transparan, termasuk apabila terdapat potensi hambatan terhadap merek yang akan diajukan.

Kelas 43 Merek Produk untuk Restoran, Kafe, Hotel, dan Penyediaan Makanan

Merek restoran, kafe, hotel, dan layanan penyediaan makanan dapat menjadi aset penting dalam perkembangan bisnis. Ketika pelanggan mulai mengenali sebuah nama dan menghubungkannya dengan kualitas layanan tertentu, merek tersebut memiliki nilai yang tidak hanya bersifat administratif tetapi juga komersial. Karena itu, strategi perlindungan merek sebaiknya dipertimbangkan sejak bisnis mulai berkembang.

Pendaftaran Kelas 43 membutuhkan persiapan yang tepat, mulai dari pemeriksaan merek, penentuan uraian layanan, kelengkapan dokumen, hingga mengikuti proses pemeriksaan DJKI. Pemilik usaha juga perlu memahami bahwa contoh layanan yang dicantumkan dalam artikel merupakan referensi. Penentuan klasifikasi dan uraian akhir tetap perlu disesuaikan dengan ketentuan DJKI dan Nice Classification yang berlaku.

Bagi pemilik restoran, kafe, hotel, rumah makan, maupun usaha penyediaan makanan dan minuman, Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI dari PERMATAMAS dapat membantu proses secara lebih terarah. PERMATAMAS – Konsultan Legalitas Kekayaan Intelektual siap membantu mulai dari konsultasi, pemeriksaan awal, persiapan dokumen, penyusunan uraian layanan, hingga proses pengajuan sesuai kebutuhan pemohon.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

  1. Apa yang dimaksud dengan Merek Kelas 43?
    Kelas 43 berkaitan dengan layanan penyediaan makanan dan minuman serta akomodasi sementara sesuai klasifikasi yang berlaku.
  2. Apakah restoran dapat mendaftarkan mereknya di Kelas 43?
    Ya. Layanan restoran pada umumnya berkaitan dengan Kelas 43, dengan uraian layanan yang disesuaikan dengan aktivitas bisnis.
  3. Apakah kafe termasuk Kelas 43?
    Layanan kafe dan penyediaan makanan atau minuman pada umumnya dapat berkaitan dengan Kelas 43.
  4. Apakah hotel dapat mendaftarkan nama dan logonya?
    Nama dan identitas visual dapat diajukan sebagai merek sesuai bentuk permohonan yang dipilih dan ketentuan yang berlaku.
  5. Apakah merek perlu dicek sebelum didaftarkan?
    Sangat disarankan. Pemeriksaan awal membantu mengetahui potensi persamaan atau kemiripan dengan merek lain.
  6. Apakah satu merek dapat digunakan untuk hotel dan restoran?
    Satu identitas merek dapat digunakan untuk beberapa layanan, tetapi kebutuhan klasifikasi dan uraian perlindungannya perlu dianalisis berdasarkan kegiatan usaha yang dijalankan.
  7. Berapa biaya pendaftaran merek Kelas 43?
    Biaya pendaftaran mengikuti tarif resmi yang berlaku. Apabila menggunakan jasa profesional, dapat terdapat biaya pendampingan tambahan.
  8. Berapa lama proses pendaftaran merek Kelas 43?
    Waktu proses bergantung pada tahapan pemeriksaan dan kondisi permohonan. Karena itu, durasi tidak dapat dianggap sebagai jaminan tanggal penerbitan sertifikat.
  9. Apakah menggunakan jasa pendaftaran menjamin merek diterima?
    Tidak. Jasa profesional membantu persiapan dan proses administrasi, sedangkan keputusan pendaftaran tetap mengikuti pemeriksaan DJKI.
  10. Mengapa bisnis restoran dan hotel perlu mendaftarkan mereknya?
    Pendaftaran dapat membantu memberikan perlindungan hukum terhadap identitas merek serta mendukung pengembangan bisnis dan branding dalam jangka panjang.

Daftar Klasifikasi Kelas Merek HKI untuk Berbagai Bidang Usaha

Daftar Klasifikasi Kelas Merek HKI untuk Berbagai Bidang Usaha – Menentukan identitas bisnis melalui sebuah merek adalah langkah awal menuju kesuksesan, namun mendaftarkannya tanpa pemahaman klasifikasi yang tepat adalah risiko besar. Di tahun 2026, sistem pendaftaran merek di Indonesia semakin terintegrasi dengan standar internasional NICE Classification. Kesalahan dalam memilih kelas merek tidak hanya menyebabkan perlindungan hukum menjadi tidak tepat sasaran, tetapi juga berpotensi membuang biaya pendaftaran karena permohonan bisa ditolak atau tidak dapat digunakan untuk membatalkan merek kompetitor yang muncul di bidang usaha yang sama.

Sistem klasifikasi merek bertujuan untuk mengelompokkan jenis barang dan jasa ke dalam kategori yang spesifik. Terdapat total 45 kelas merek, di mana Kelas 1 hingga 34 diperuntukkan bagi produk berupa barang, sementara Kelas 35 hingga 45 ditujukan untuk berbagai jenis layanan atau jasa. Memahami di mana posisi bisnis Anda berada dalam daftar ini adalah kunci untuk mendapatkan hak eksklusif yang absolut di pasar ritel maupun industri jasa nasional.

Beberapa poin krusial dalam pemilihan klasifikasi merek meliputi:

  • Identifikasi produk utama dan produk turunan yang akan dipasarkan.
  • Pemilihan kelas jasa jika bisnis Anda bergerak di bidang ritel atau distribusi.
  • Analisis kelas yang beririsan (misalnya kelas pakaian dan kelas alas kaki).
  • Pertimbangan ekspansi bisnis di masa depan agar perlindungan sudah siap sejak dini.
  • Penyesuaian deskripsi barang/jasa dengan database klasifikasi resmi DJKI.

PERMATAMAS hadir sebagai mitra ahli yang siap membantu Anda memetakan klasifikasi merek secara akurat dan strategis. Kami memahami bahwa setiap bidang usaha memiliki kompleksitas tersendiri dalam penentuan kelasnya. Dengan pengalaman menangani lebih dari 1.000 sertifikat pendaftaran merek, tim kami akan melakukan audit terhadap rencana bisnis Anda dan memberikan rekomendasi kelas yang paling protektif, memastikan investasi kekayaan intelektual Anda aman dan memiliki landasan hukum yang tak tergoyahkan.

Mengenal Sistem Klasifikasi NICE: Standar Internasional Pendaftaran Merek

Sistem Klasifikasi NICE adalah kesepakatan internasional yang digunakan oleh DJKI untuk mengelompokkan barang dan jasa dalam pendaftaran merek. Penggunaan standar ini memudahkan pemilik merek dalam melakukan pendaftaran lintas negara dan membantu pemeriksa merek dalam melakukan penelusuran kemiripan. Di tahun 2026, pembaruan edisi terbaru klasifikasi ini menuntut ketelitian lebih tinggi, karena beberapa terminologi barang atau jasa mungkin telah mengalami pergeseran kategori atau penambahan deskripsi baru yang lebih spesifik.

Memahami struktur klasifikasi ini membantu pengusaha untuk tidak “salah kamar” saat mendaftar. Jika Anda menjual kopi dalam kemasan, Anda harus masuk ke kelas barang. Namun, jika Anda membuka kafe yang menyajikan kopi, Anda wajib masuk ke kelas jasa. Perbedaan tipis ini sering kali menjadi celah sengketa jika tidak ditangani oleh profesional yang memahami detail yurisprudensi merek di Indonesia.

Karakteristik utama sistem klasifikasi merek yang perlu diketahui:

  • Membagi seluruh komoditas dunia ke dalam 45 kelas yang berbeda.
  • Memisahkan secara tegas antara “Barang Konsumsi” dan “Layanan Jasa”.
  • Menggunakan kode internasional yang diakui di sebagian besar negara anggota WIPO.
  • Memungkinkan satu nama merek terdaftar di beberapa kelas sekaligus (Multi-class).

PERMATAMAS menyediakan layanan konsultasi untuk membedah klasifikasi produk Anda berdasarkan standar NICE terbaru. Kami memastikan deskripsi barang atau jasa yang Anda ajukan sesuai dengan standar sistem guna meminimalisir revisi dari pemeriksa. Dengan bantuan kami, Anda akan mendapatkan peta jalan perlindungan merek yang jelas, sehingga merek Anda terlindungi secara menyeluruh di semua lini operasional bisnis yang dijalankan.

Kelas Barang Konsumsi: Fokus pada Produk Manufaktur dan Olahan

Kelas 1 sampai dengan 34 mencakup segala sesuatu yang berbentuk fisik atau produk manufaktur. Bagi Anda yang memiliki pabrik, memproduksi makanan dalam kemasan, kosmetik, atau alat elektronik, area inilah yang menjadi prioritas utama perlindungan. Misalnya, Kelas 3 sangat populer untuk produk kecantikan dan perawatan kulit, sementara Kelas 25 adalah “medan tempur” bagi para pengusaha fashion karena mencakup pakaian, alas kaki, dan tutup kepala.

Penting untuk mencatat bahwa terkadang satu produk membutuhkan lebih dari satu kelas barang. Jika Anda memproduksi suplemen kesehatan dalam bentuk minuman, Anda mungkin perlu melirik Kelas 5 (farmasi/suplemen) dan Kelas 32 (minuman non-alkohol). Strategi perlindungan berlapis di beberapa kelas barang ini akan menutup ruang bagi kompetitor untuk menggunakan nama yang sama pada produk yang mirip atau berkaitan erat dengan bisnis Anda.

Daftar beberapa kelas barang yang paling sering didaftarkan oleh pelaku usaha:

  • Kelas 3: Kosmetik, sabun, parfum, dan produk perawatan kecantikan.
  • Kelas 5: Obat-obatan, suplemen kesehatan, dan makanan bayi.
  • Kelas 25: Pakaian, sepatu, sandal, dan perlengkapan busana.
  • Kelas 30: Kopi, teh, roti, makanan ringan berbasis beras/gandum.
  • Kelas 32: Minuman ringan, jus buah, dan air mineral kemasan.

PERMATAMAS membantu Anda melakukan kurasi terhadap produk fisik yang Anda miliki guna menentukan prioritas kelas barang yang wajib didaftarkan. Kami melakukan analisis kompetitor di kelas yang sama untuk memastikan merek Anda memiliki daya pembeda yang kuat. Dengan pendampingan dari tim kami, pendaftaran merek barang Anda akan memiliki cakupan perlindungan yang luas, menjaga aset fisik dan reputasi produk Anda dari pemalsuan di pasar.

Kelas Industri Jasa: Perlindungan bagi Layanan, Ritel, dan Restoran

Berbeda dengan barang, Kelas 35 hingga 45 diperuntukkan bagi Anda yang menjual keahlian, layanan, atau fasilitas. Salah satu kelas yang paling “padat” adalah Kelas 35, yang mencakup jasa periklanan, manajemen bisnis, dan yang paling krusial: jasa penjualan ritel/toko. Jika Anda memiliki toko fisik atau online shop yang menjual produk orang lain, maka Kelas 35 adalah perlindungan yang wajib Anda miliki untuk mengamankan nama toko Anda.

Bagi pengusaha kuliner, Kelas 43 adalah rumah bagi jasa penyediaan makanan dan minuman (restoran, kafe, katering). Banyak pengusaha salah kaprah dengan hanya mendaftarkan merek di kelas makanan (barang), padahal bisnis intinya adalah pelayanan restoran (jasa). Tanpa perlindungan di Kelas 43, kompetitor bisa saja membuka restoran dengan nama yang sama selama mereka tidak memproduksi makanan dalam kemasan dengan merek tersebut.

Beberapa kelas jasa utama yang menjadi pilar ekonomi kreatif saat ini:

  • Kelas 35: Toko online, minimarket, jasa manajemen, dan agensi iklan.
  • Kelas 36: Jasa keuangan, perbankan, dan agen real estat.
  • Kelas 41: Pendidikan, kursus, pelatihan, dan jasa hiburan/event.
  • Kelas 43: Restoran, cafe, hotel, penginapan, dan jasa katering.
  • Kelas 44: Klinik kecantikan, spa, jasa medis, dan perawatan hewan.

PERMATAMAS memberikan solusi strategis dalam membedakan antara perlindungan produk dan perlindungan gerai/layanan. Kami membantu pengusaha jasa untuk mengunci nama bisnis mereka agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain yang membuka layanan serupa. Dengan bimbingan kami, identitas jasa Anda akan memiliki perlindungan hukum yang kuat, memberikan rasa aman dalam melakukan ekspansi cabang atau waralaba (franchise) di seluruh Indonesia.

Daftar Klasifikasi Kelas Merek HKI untuk Berbagai Bidang Usaha
Daftar Klasifikasi Kelas Merek HKI untuk Berbagai Bidang Usaha

Strategi Memilih Multi-Kelas untuk Perlindungan Brand yang Maksimal

Banyak brand besar tidak hanya terdaftar di satu kelas. Strategi ini disebut perlindungan multi-kelas, yang bertujuan untuk mengamankan ekosistem brand secara menyeluruh. Misalnya, sebuah brand fashion ternama akan mendaftarkan mereknya di Kelas 25 (pakaian), Kelas 18 (tas/kulit), Kelas 9 (kacamata), hingga Kelas 35 (jasa butik/ritel). Dengan cara ini, tidak ada celah bagi orang lain untuk menggunakan nama yang sama pada aksesoris pendukung brand tersebut.

Di tahun 2026, biaya pendaftaran merek dihitung per kelas, sehingga pengusaha harus bijak dalam memilih. Namun, memaksakan penghematan dengan hanya memilih satu kelas pada brand yang berkembang pesat bisa menjadi bumerang. Jika brand Anda sudah mulai dikenal, sebaiknya segera lakukan “blocking” pada kelas-kelas yang berkaitan erat guna mencegah aksi brand squatting atau penyerobotan merek oleh pihak ketiga yang berniat buruk.

Pertimbangan dalam mengambil strategi multi-kelas bagi pelaku usaha:

  • Apakah brand akan merambah ke produk aksesoris atau turunan?
  • Apakah ada jasa layanan yang melekat pada penjualan produk tersebut?
  • Seberapa besar potensi kemiripan merek di kelas yang berdekatan?
  • Anggaran biaya pendaftaran dibandingkan dengan nilai aset brand di masa depan.

PERMATAMAS menyediakan analisis biaya-manfaat (cost-benefit analysis) untuk membantu Anda memutuskan kelas mana saja yang paling mendesak untuk didaftarkan. Kami membantu menyusun urutan prioritas pendaftaran agar perlindungan brand Anda terbangun secara bertahap namun pasti. Dengan manajemen portofolio merek dari kami, Anda dapat memiliki perlindungan yang komprehensif tanpa harus melakukan pengeluaran biaya yang tidak perlu pada kelas yang tidak relevan dengan lini bisnis Anda.

Menghindari “Salah Kamar”: Kesalahan Umum dalam Pemilihan Kelas

Salah satu penyebab utama penolakan atau tidak efektifnya perlindungan merek adalah fenomena “salah kamar”. Hal ini terjadi ketika pemilik merek mendaftarkan nama produknya di kelas yang tidak sesuai dengan aktivitas bisnis senyatanya. Contoh klasik adalah produsen pakaian yang hanya mendaftarkan mereknya di kelas jasa konveksi (Kelas 40), namun ia menjual pakaian jadi dengan merek tersebut. Secara hukum, mereknya tidak terlindungi sebagai produk pakaian (Kelas 25).

Kesalahan lainnya adalah menganggap bahwa dengan mendaftar di satu kelas, maka merek tersebut otomatis terlindungi di semua bidang. Padahal, perlindungan merek bersifat spesifik per kelas. Jika Anda hanya terdaftar di kelas jasa pendidikan (Kelas 41), Anda tidak bisa melarang orang lain menggunakan nama yang sama untuk produk buku (Kelas 16) tanpa adanya bukti bahwa merek Anda termasuk kategori “merek terkenal”.

Kesalahan pemilihan kelas yang sering ditemukan di lapangan:

  • Mendaftar di kelas barang, padahal bisnis utamanya adalah jasa pelayanan.
  • Mendaftar di kelas bahan baku, padahal produk akhirnya adalah barang jadi.
  • Menggunakan deskripsi barang yang terlalu luas atau tidak ada dalam database.
  • Mengabaikan kelas-kelas penunjang yang justru menjadi jalur distribusi produk.

PERMATAMAS bertindak sebagai verifikator teknis untuk memastikan klasifikasi Anda 100% akurat sesuai operasional bisnis Anda. Kami melakukan audit terhadap model bisnis Anda untuk melihat di mana letak “hak eksklusif” yang paling Anda butuhkan. Dengan ketelitian dari tim kami, risiko “salah kamar” dapat dieliminasi sepenuhnya, memastikan setiap sertifikat merek yang Anda pegang memiliki taring hukum yang nyata untuk menghadapi persaingan usaha.

Pentingnya Analisis Kelas yang Beririsan untuk Mencegah Sengketa

Dalam dunia merek, terdapat kelas-kelas yang dianggap memiliki “keterkaitan erat”. Misalnya, Kelas 29 (daging/olahan) dan Kelas 30 (bumbu/bahan makanan) sering kali dianggap beririsan oleh pemeriksa merek. Jika Anda mendaftarkan merek di salah satu kelas tersebut dan ternyata sudah ada merek yang mirip di kelas irisannya, permohonan Anda tetap berisiko terkena status “usulan penolakan” karena dianggap berpotensi membingungkan konsumen.

Di tahun 2026, analisis terhadap kelas-kelas satelit ini menjadi sangat krusial. Pengusaha tidak boleh hanya melihat kelasnya sendiri, tetapi juga harus memantau kelas-kelas tetangga yang memiliki fungsi produk serupa atau target pasar yang sama. Hal ini bertujuan untuk menciptakan zona aman (safety zone) bagi brand Anda, sehingga tidak ada kompetitor yang bisa “menempel” pada reputasi brand Anda melalui kelas yang berbeda namun masih berkaitan.

Contoh irisan kelas yang wajib diwaspadai oleh pemilik merek:

  • Kelas 3 (Kosmetik) dengan Kelas 5 (Obat kulit/Dermatologis).
  • Kelas 25 (Pakaian) dengan Kelas 18 (Tas) dan Kelas 35 (Ritel Fashion).
  • Kelas 30 (Makanan Ringan) dengan Kelas 35 (Toko Makanan).
  • Kelas 43 (Restoran) dengan Kelas 30 (Produk makanan kemasan restoran).

PERMATAMAS memiliki database yurisprudensi mengenai keputusan-keputusan sengketa merek di kelas yang beririsan. Kami membantu Anda melakukan penelusuran lintas kelas untuk memastikan bahwa jalan bagi merek Anda benar-benar bersih dari potensi hambatan. Dengan analisis lintas sektoral dari kami, perlindungan merek Anda akan menjadi lebih solid dan sulit digugat oleh pihak lain, memberikan ketenangan dalam membangun loyalitas pelanggan jangka panjang.

Mengapa Menggunakan Jasa PERMATAMAS untuk Penentuan Kelas Merek?

Memilih kelas merek sendiri melalui mesin pencari mungkin terlihat mudah, namun risiko kegagalannya sangat tinggi bagi mereka yang tidak memahami praktik hukum merek sehari-hari. PERMATAMAS menawarkan lebih dari sekadar pendaftaran administratif; kami memberikan strategi perlindungan aset intelektual yang holistik. Kami membantu Anda menavigasi ribuan deskripsi barang dan jasa agar merek Anda mendarat di kelas yang tepat dengan perlindungan yang paling optimal.

Di tahun 2026 yang penuh dengan ketidakpastian kompetisi, memiliki sertifikat merek di kelas yang benar adalah senjata pertahanan terbaik bagi perusahaan Anda. Kami menjamin transparansi, ketepatan data, dan profesionalisme dalam setiap langkah pengurusan merek Anda. Percayakan legalitas aset berharga Anda kepada ahlinya, agar Anda dapat fokus sepenuhnya pada pertumbuhan profit dan inovasi bisnis, sembari kami memastikan pondasi hukum brand Anda tetap tegak dan terlindungi dengan sempurna.

Keuntungan utama memilih PERMATAMAS sebagai mitra pendaftaran merek Anda:

  • Analisis Strategis Kelas: Menentukan kelas yang paling relevan dan protektif bagi bisnis.
  • Transparansi Biaya: Informasi biaya pendaftaran per kelas yang jelas dan terbuka.
  • Minimalisir Penolakan: Riset mendalam untuk menghindari benturan merek di kelas yang sama.
  • Garansi Profesionalisme: Didukung oleh tim yang berpengalaman menangani ribuan portofolio merek.

PERMATAMAS siap menjadi garda terdepan dalam mengamankan identitas bisnis Anda di pasar nasional. Jangan biarkan investasi brand Anda terancam hanya karena salah memilih klasifikasi. Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan konsultasi penentuan kelas merek yang akurat dan profesional, dan mulailah membangun kerajaan bisnis Anda dengan dukungan legalitas yang kuat dan terjamin.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ 

1. Apa itu kelas merek dan mengapa sangat penting dalam pendaftaran? Kelas merek adalah pengelompokan jenis barang atau jasa. Penting karena hak eksklusif yang Anda miliki hanya berlaku terbatas pada kelas yang Anda daftarkan tersebut.

2. Berapa total kelas merek yang ada di sistem pendaftaran HKI? Terdapat total 45 kelas; Kelas 1-34 untuk kategori barang dan Kelas 35-45 untuk kategori jasa atau layanan.

3. Bisakah saya mendaftarkan satu merek untuk lebih dari satu kelas sekaligus? Bisa. Ini disebut pendaftaran multi-kelas. Anda hanya perlu membayar biaya pendaftaran tambahan sesuai jumlah kelas yang dipilih.

4. Jika saya menjual makanan di restoran, apakah saya masuk kelas 30 atau 43? Idealnya keduanya. Kelas 30 untuk produk makanan kemasannya, dan Kelas 43 untuk jasa pelayanan restorannya.

5. Apa risikonya jika saya salah memilih kelas saat mendaftar? Merek Anda mungkin tetap terdaftar, tapi tidak bisa digunakan untuk menghentikan kompetitor yang menggunakan nama sama di bidang usaha asli Anda.

6. Bagaimana cara mengetahui produk saya masuk ke kelas mana? Anda bisa mengeceknya di database klasifikasi merek resmi DJKI atau berkonsultasi dengan ahli merek seperti PERMATAMAS untuk akurasi maksimal.

7. Apakah biaya pendaftaran dihitung per merek atau per kelas? Biaya pendaftaran dihitung per kelas. Jadi, satu merek di dua kelas akan memakan biaya dua kali lipat biaya pendaftaran satu kelas.

8. Apa itu “merek terkenal” dan pengaruhnya terhadap klasifikasi kelas? Merek terkenal adalah merek yang memiliki perlindungan lintas kelas, artinya ia bisa melarang orang lain menggunakan namanya di kelas mana pun meskipun tidak terdaftar di sana.

9. Apakah deskripsi barang dalam satu kelas boleh ditulis sebanyak-banyaknya? Boleh, selama deskripsi tersebut masih berada dalam cakupan kelas yang sama dan tersedia dalam database sistem pendaftaran.

10. Mengapa saya harus menggunakan jasa PERMATAMAS untuk memilih kelas? Karena kami membantu menganalisis potensi benturan merek di kelas yang beririsan dan memastikan strategi perlindungan Anda tidak memiliki celah hukum yang merugikan.

jasa pengurusan sertifikasi halal
jasa pengurusan sertifikasi halal

LEGALITAS KAMI

AKTA PENDIRIAN No.15
AHU-0032144-AH.01.15 Tahun 2021
NPWP : 76.011.954.5-427.000
SIUP : 510/PM/277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

KONTAK KAMI

Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi,Jawa Barat, Indonesia.

No Telp : 021-89253417
No HP/WA : 0857-7763-0555

Copyright @ 2023 – Jasa Merek HKI – Support DokterWebsite.ID