Jasa Daftar Merek HKI Kelas 13 untuk Senjata Api, Amunisi, dan Proyektil Resmi DJKI

Jasa Daftar Merek HKI Kelas 13 untuk Senjata Api, Amunisi, dan Proyektil Resmi DJKI

Jasa Daftar Merek HKI Kelas 13 untuk Senjata Api, Amunisi, dan Proyektil Resmi DJKI – Bagi perusahaan atau pelaku usaha yang bergerak pada industri yang produknya berkaitan dengan senjata api, amunisi, dan proyektil, merek merupakan bagian penting dari identitas bisnis. Nama, logo, atau tanda pembeda yang digunakan pada produk perlu dikelola dengan baik agar memiliki posisi hukum yang jelas sesuai ketentuan kekayaan intelektual. Salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan adalah melakukan pendaftaran merek pada kelas yang sesuai melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Kelas 13 dalam klasifikasi merek mencakup kelompok barang tertentu yang berkaitan dengan senjata api, amunisi, proyektil, bahan peledak, serta produk piroteknik. Karena bidang ini memiliki karakteristik khusus dan juga dapat berkaitan dengan regulasi lain di luar merek, pemilik usaha perlu memperhatikan klasifikasi serta uraian barang secara cermat. Jasa Daftar Merek HKI Kelas 13 dapat membantu mempersiapkan proses administrasi pendaftaran secara lebih terarah tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.

Pengertian Merek Kelas 13 dan Contoh Produk yang Berkaitan

Merek Kelas 13 digunakan untuk kelompok barang tertentu dalam bidang persenjataan dan produk piroteknik sebagaimana diatur dalam klasifikasi barang yang berlaku. Pendaftaran merek memberikan perlindungan terhadap tanda pembeda yang digunakan untuk barang yang didaftarkan, bukan memberikan izin untuk memproduksi, memiliki, menjual, atau menggunakan barang yang diatur secara khusus oleh peraturan perundang-undangan.

Sebagai gambaran awal, berikut contoh kategori produk yang dapat berkaitan dengan Kelas 13. Daftar ini bersifat referensi umum dan bukan penetapan klasifikasi final:

  1. Senjata api
  2. Pistol
  3. Revolver
  4. Senapan
  5. Senapan olahraga
  6. Senapan berburu
  7. Senjata api untuk keperluan olahraga
  8. Senjata api untuk kegiatan berburu
  9. Senjata api antik
  10. Senjata api koleksi
  11. Senjata api bersejarah
  12. Senjata api untuk penggunaan tertentu yang diizinkan
  13. Senapan laras panjang
  14. Senapan laras pendek
  15. Senjata api dengan berbagai konfigurasi
  16. Senjata api untuk kompetisi olahraga
  17. Senjata api untuk latihan resmi
  18. Amunisi
  19. Peluru
  20. Kartrid
  21. Munisi olahraga
  22. Munisi berburu
  23. Amunisi untuk senjata api tertentu
  24. Proyektil
  25. Proyektil untuk keperluan olahraga
  26. Proyektil untuk kegiatan berburu
  27. Proyektil yang termasuk dalam kelompok amunisi
  28. Selongsong amunisi
  29. Komponen tertentu yang diklasifikasikan bersama amunisi
  30. Munisi untuk kegiatan olahraga yang sah
  31. Munisi untuk kegiatan berburu yang sah
  32. Produk amunisi dengan merek tertentu
  33. Produk proyektil dengan merek tertentu
  34. Produk persenjataan yang termasuk klasifikasi Kelas 13
  35. Produk piroteknik
  36. Kembang api
  37. Petasan
  38. Roket kembang api
  39. Suar
  40. Sinyal piroteknik
  41. Flare piroteknik
  42. Produk piroteknik untuk pertunjukan
  43. Produk piroteknik untuk perayaan
  44. Produk kembang api untuk acara tertentu
  45. Produk piroteknik untuk pertunjukan cahaya
  46. Produk piroteknik untuk kegiatan hiburan
  47. Produk piroteknik dengan merek dagang
  48. Produk kembang api berlabel merek
  49. Produk sinyal piroteknik
  50. Produk piroteknik komersial
  51. Kembang api untuk perayaan
  52. Kembang api untuk pertunjukan
  53. Kembang api untuk acara publik yang sah
  54. Kembang api untuk acara privat yang sah
  55. Produk suar piroteknik
  56. Produk sinyal darurat tertentu yang termasuk Kelas 13
  57. Produk piroteknik untuk penggunaan profesional
  58. Produk piroteknik untuk pertunjukan resmi
  59. Produk kembang api dengan identitas merek
  60. Produk piroteknik dengan identitas produsen
  61. Amunisi olahraga dengan identitas merek
  62. Amunisi berburu dengan identitas merek
  63. Kartrid dengan identitas merek
  64. Proyektil dengan identitas merek
  65. Produk munisi untuk kegiatan olahraga
  66. Produk munisi untuk kegiatan berburu
  67. Produk persenjataan olahraga yang termasuk Kelas 13
  68. Produk persenjataan berburu yang termasuk Kelas 13
  69. Produk senjata api untuk kompetisi
  70. Produk senjata api untuk kegiatan olahraga
  71. Produk senjata api koleksi
  72. Produk senjata api antik
  73. Produk senjata api bersejarah
  74. Produk senjata api dengan merek dagang
  75. Produk persenjataan dengan merek produsen
  76. Produk piroteknik berlabel produsen
  77. Kembang api berlabel produsen
  78. Suar dengan identitas merek
  79. Flare dengan identitas merek
  80. Roket kembang api dengan identitas merek
  81. Produk piroteknik pertunjukan dengan identitas merek
  82. Produk kembang api hiburan dengan identitas merek
  83. Produk sinyal piroteknik bermerek
  84. Produk piroteknik perayaan bermerek
  85. Produk kembang api komersial
  86. Produk piroteknik komersial bermerek
  87. Produk piroteknik pertunjukan profesional
  88. Produk kembang api untuk pertunjukan profesional
  89. Produk suar untuk penggunaan yang diizinkan
  90. Produk sinyal piroteknik untuk penggunaan yang diizinkan
  91. Produk persenjataan yang termasuk daftar barang Kelas 13
  92. Produk amunisi yang termasuk daftar barang Kelas 13
  93. Produk proyektil yang termasuk daftar barang Kelas 13
  94. Produk kembang api yang termasuk daftar barang Kelas 13
  95. Produk piroteknik yang termasuk daftar barang Kelas 13
  96. Produk persenjataan olahraga bermerek
  97. Produk persenjataan berburu bermerek
  98. Produk amunisi olahraga bermerek
  99. Produk amunisi berburu bermerek
  100. Produk proyektil olahraga bermerek
  101. Senjata api untuk kompetisi olahraga
  102. Senjata api untuk kegiatan berburu
  103. Senjata api untuk koleksi
  104. Senjata api antik untuk koleksi
  105. Senjata api bersejarah untuk koleksi
  106. Senjata api untuk kegiatan olahraga resmi
  107. Senapan olahraga bermerek
  108. Senapan berburu bermerek
  109. Pistol bermerek
  110. Revolver bermerek
  111. Senjata api koleksi bermerek
  112. Amunisi olahraga bermerek
  113. Amunisi berburu bermerek
  114. Peluru bermerek
  115. Kartrid bermerek
  116. Proyektil bermerek
  117. Munisi olahraga bermerek
  118. Munisi berburu bermerek
  119. Produk piroteknik pertunjukan bermerek
  120. Produk piroteknik perayaan bermerek
  121. Kembang api pertunjukan bermerek
  122. Kembang api perayaan bermerek
  123. Kembang api komersial bermerek
  124. Petasan bermerek
  125. Roket kembang api bermerek
  126. Suar bermerek
  127. Flare bermerek
  128. Produk sinyal piroteknik bermerek
  129. Produk piroteknik hiburan bermerek
  130. Produk kembang api hiburan bermerek
  131. Produk piroteknik untuk acara bermerek
  132. Produk piroteknik profesional bermerek
  133. Produk kembang api profesional bermerek
  134. Produk piroteknik komersial bermerek
  135. Produk piroteknik pertunjukan cahaya bermerek
  136. Produk piroteknik perayaan publik bermerek
  137. Produk piroteknik untuk acara resmi
  138. Produk piroteknik untuk kegiatan hiburan
  139. Produk piroteknik untuk pertunjukan
  140. Produk piroteknik untuk perayaan
  141. Produk kembang api untuk pertunjukan cahaya
  142. Produk kembang api untuk hiburan
  143. Produk kembang api untuk perayaan
  144. Produk kembang api untuk acara tertentu
  145. Produk suar piroteknik
  146. Produk flare piroteknik
  147. Produk sinyal piroteknik
  148. Produk proyektil yang dikategorikan sebagai amunisi
  149. Produk kartrid yang dikategorikan sebagai amunisi
  150. Produk munisi yang dikategorikan sebagai Kelas 13
  151. Produk senjata api yang dikategorikan sebagai Kelas 13
  152. Produk persenjataan olahraga yang dikategorikan sebagai Kelas 13
  153. Produk persenjataan berburu yang dikategorikan sebagai Kelas 13
  154. Produk senjata api koleksi yang dikategorikan sebagai Kelas 13
  155. Produk senjata api antik yang dikategorikan sebagai Kelas 13
  156. Produk senjata api bersejarah yang dikategorikan sebagai Kelas 13
  157. Produk amunisi untuk olahraga
  158. Produk amunisi untuk berburu
  159. Produk proyektil untuk olahraga
  160. Produk proyektil untuk berburu
  161. Produk kartrid olahraga
  162. Produk kartrid berburu
  163. Produk munisi olahraga
  164. Produk munisi berburu
  165. Produk kembang api olahraga
  166. Produk piroteknik untuk kegiatan resmi
  167. Produk sinyal untuk kegiatan yang diizinkan
  168. Produk flare untuk kegiatan yang diizinkan
  169. Produk piroteknik untuk pertunjukan profesional
  170. Produk kembang api untuk pertunjukan profesional
  171. Produk kembang api untuk acara perayaan
  172. Produk piroteknik untuk acara perayaan
  173. Produk kembang api untuk pertunjukan publik
  174. Produk piroteknik untuk pertunjukan publik
  175. Produk kembang api untuk acara privat yang sah
  176. Produk piroteknik untuk acara privat yang sah
  177. Produk kembang api dengan identitas produsen
  178. Produk piroteknik dengan identitas produsen
  179. Produk suar dengan identitas produsen
  180. Produk flare dengan identitas produsen
  181. Produk amunisi dengan identitas produsen
  182. Produk proyektil dengan identitas produsen
  183. Produk kartrid dengan identitas produsen
  184. Produk senjata api dengan identitas produsen
  185. Produk persenjataan dengan identitas produsen
  186. Produk piroteknik dengan merek dagang
  187. Produk kembang api dengan merek dagang
  188. Produk amunisi dengan merek dagang
  189. Produk proyektil dengan merek dagang
  190. Produk kartrid dengan merek dagang
  191. Produk senjata api dengan merek dagang
  192. Produk persenjataan olahraga dengan merek dagang
  193. Produk persenjataan berburu dengan merek dagang
  194. Produk piroteknik pertunjukan dengan merek dagang
  195. Produk kembang api pertunjukan dengan merek dagang
  196. Produk suar dengan merek dagang
  197. Produk flare dengan merek dagang
  198. Produk sinyal piroteknik dengan merek dagang
  199. Produk munisi dengan merek dagang
  200. Produk Kelas 13 lainnya sesuai klasifikasi yang berlaku
Baca Juga  Cara Mengajukan Merek HAKI Kelas 18 untuk Tas dan Dompet

Daftar di atas hanya digunakan sebagai gambaran jenis barang yang dapat berkaitan dengan Kelas 13. Penentuan klasifikasi akhir tidak cukup hanya berdasarkan nama produk, sehingga pemohon tetap perlu melakukan pemeriksaan terhadap klasifikasi DJKI dan Nice Classification yang berlaku. Selain itu, pendaftaran merek tidak menggantikan izin atau persyaratan khusus lain yang mungkin diwajibkan terhadap produk yang diatur secara ketat.

Jasa Daftar Merek HKI Kelas 13 untuk Senjata Api, Amunisi, dan Proyektil Resmi DJKI
Jasa Daftar Merek HKI Kelas 13 untuk Senjata Api, Amunisi, dan Proyektil Resmi DJKI

Persyaratan Pendaftaran Merek HKI Kelas 13

Sebelum mengajukan pendaftaran merek, pemohon perlu mempersiapkan identitas dan informasi merek dengan benar. Untuk badan usaha, data perusahaan perlu disesuaikan dengan dokumen legalitas yang digunakan. Sementara itu, pemilik usaha perorangan perlu memastikan identitas yang digunakan dalam permohonan sesuai dengan dokumen resmi.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan antara lain:

  • Nama atau label merek yang akan didaftarkan.
  • Logo apabila merek menggunakan unsur visual.
  • Identitas pemohon.
  • Informasi alamat pemohon.
  • Uraian barang yang akan dilindungi.
  • Dokumen pendukung sesuai ketentuan pengajuan.
  • Surat atau dokumen lain apabila diperlukan berdasarkan status pemohon.

Pemohon juga perlu memastikan bahwa merek yang dipilih memiliki daya pembeda dan tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan awal terhadap merek menjadi langkah penting sebelum permohonan diajukan. Untuk produk yang berada dalam sektor dengan regulasi khusus, aspek legalitas barang dan izin sektoral juga perlu diperhatikan secara terpisah dari pendaftaran merek.

Proses Pendaftaran Merek Kelas 13 serta Estimasi Biaya dan Waktu

Proses pendaftaran merek pada dasarnya dimulai dari persiapan identitas merek dan pemohon, pemeriksaan awal, penentuan barang, hingga pengajuan permohonan kepada DJKI. Setiap tahap perlu dilakukan secara cermat agar informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi usaha dan produk yang hendak dilindungi.

Baca Juga  Jasa Konsultasi Pengajuan Merek HAKI Kelas 5 untuk Produk Medis

Secara umum, alurnya dapat dipahami melalui tahapan berikut:

  1. Konsultasi dan identifikasi kebutuhan pendaftaran.
  2. Pemeriksaan awal nama atau logo merek.
  3. Penentuan uraian barang dan klasifikasi yang relevan.
  4. Persiapan serta pemeriksaan dokumen pemohon.
  5. Pengajuan permohonan pendaftaran merek.
  6. Pemeriksaan dan tahapan administratif sesuai prosedur DJKI.
  7. Pemantauan proses sampai tahapan pendaftaran selesai.

Mengenai biaya, tarif pendaftaran merek mengikuti ketentuan resmi yang berlaku dan dapat berubah dari waktu ke waktu. Besarnya biaya juga dapat bergantung pada kategori pemohon dan jumlah kelas yang diajukan. Karena itu, pemilik usaha sebaiknya memperoleh informasi tarif terbaru sebelum melakukan pengajuan.

Untuk durasi, proses pendaftaran merek tidak selalu selesai dalam waktu yang sama karena terdapat tahapan pemeriksaan dan prosedur resmi. Persiapan dokumen yang lengkap sejak awal dapat membantu mengurangi hambatan administratif. Pendampingan profesional juga dapat membantu pemohon memahami setiap tahapan yang harus dilalui.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mendaftarkan Merek Kelas 13

Pendaftaran merek untuk produk yang berkaitan dengan Kelas 13 membutuhkan ketelitian sejak tahap awal. Kesalahan tidak hanya dapat terjadi pada data pemohon, tetapi juga pada pemilihan merek, uraian barang, dan klasifikasi yang digunakan. Terlebih lagi, produk dalam bidang ini dapat memiliki ketentuan sektoral tersendiri yang berada di luar urusan pendaftaran merek.

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari antara lain:

  1. Tidak melakukan pemeriksaan awal terhadap nama atau logo merek.
  2. Menggunakan merek yang memiliki kemiripan dengan merek terdaftar.
  3. Menyusun uraian barang tanpa menyesuaikannya dengan produk sebenarnya.
  4. Menganggap semua produk yang berhubungan dengan persenjataan otomatis masuk Kelas 13.
  5. Mengabaikan kelengkapan dan kesesuaian identitas pemohon.
  6. Menganggap pendaftaran merek sebagai pengganti izin usaha atau izin sektoral.

Pemilik usaha juga perlu memahami bahwa perlindungan merek mempunyai ruang lingkup tertentu. Pendaftaran merek memberikan hak atas tanda pembeda untuk barang yang didaftarkan, sedangkan legalitas produksi, distribusi, kepemilikan, penyimpanan, atau penggunaan produk yang diatur khusus tetap mengikuti peraturan sektoral masing-masing.

Tips Agar Pendaftaran Merek Kelas 13 Berjalan Lancar

Persiapan yang baik dapat membantu pemilik usaha mengurangi risiko kesalahan administrasi. Sebelum mengajukan permohonan, sebaiknya seluruh informasi mengenai merek dan produk dikumpulkan terlebih dahulu. Langkah ini penting terutama ketika perusahaan memiliki beberapa jenis produk dalam satu lini bisnis.

Beberapa tips yang dapat diterapkan adalah:

  • Pilih nama merek yang memiliki daya pembeda.
  • Lakukan pemeriksaan awal terhadap merek sebelum pengajuan.
  • Pastikan data pemohon sesuai dokumen resmi.
  • Susun uraian barang secara jelas dan relevan.
  • Pastikan klasifikasi barang telah diperiksa berdasarkan ketentuan yang berlaku.
  • Pisahkan urusan pendaftaran merek dengan perizinan sektoral produk.
  • Simpan seluruh dokumen dan bukti pengajuan secara teratur.

Apabila perusahaan memiliki rencana memperluas lini produk, kebutuhan perlindungan mereknya juga sebaiknya direncanakan sejak awal. Pemeriksaan terhadap kelas lain dapat dilakukan apabila terdapat barang atau jasa tambahan yang tidak tercakup dalam permohonan Kelas 13. Dengan demikian, strategi perlindungan merek dapat mengikuti perkembangan bisnis secara lebih terarah.

Manfaat Menggunakan Jasa Daftar Merek HKI Kelas 13

Mengurus pendaftaran merek membutuhkan perhatian terhadap detail administrasi dan klasifikasi. Bagi perusahaan yang belum terbiasa dengan proses kekayaan intelektual, pendampingan profesional dapat membantu membuat tahapan tersebut lebih mudah dipahami. Konsultan dapat membantu pemohon mempersiapkan informasi sebelum permohonan diajukan.

Baca Juga  Jasa Konsultasi Pengajuan Merek HAKI Kelas 23 untuk Produk Tekstil

Beberapa manfaat menggunakan jasa pendampingan pendaftaran merek antara lain:

  1. Mendapatkan konsultasi mengenai kebutuhan pendaftaran.
  2. Membantu memeriksa kelengkapan data dan dokumen.
  3. Membantu melakukan pemeriksaan awal terhadap merek.
  4. Membantu menyusun informasi barang yang akan dicantumkan.
  5. Mendapatkan pendampingan dalam proses administrasi pengajuan.
  6. Membantu memahami tahapan proses pendaftaran merek.

Pendampingan tidak berarti menjamin permohonan pasti diterima, karena keputusan akhir tetap mengikuti pemeriksaan dan ketentuan DJKI. Namun, persiapan yang lebih sistematis dapat membantu mengurangi kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari sejak awal.

Jasa Daftar Merek HKI Kelas 13 untuk Senjata Api, Amunisi, dan Proyektil

Bagi pelaku usaha yang membutuhkan perlindungan merek untuk barang yang termasuk dalam ruang lingkup Kelas 13, persiapan permohonan perlu dilakukan secara hati-hati. Nama merek, logo, identitas pemohon, serta uraian barang harus disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan ketentuan klasifikasi yang berlaku.

PERMATAMAS sebagai konsultan legalitas kekayaan intelektual dapat membantu proses Jasa Daftar Merek HKI Kelas 13 mulai dari konsultasi awal, pemeriksaan dokumen, penelusuran merek, penyusunan informasi permohonan, hingga pendampingan proses pengajuan.

Pendampingan tersebut berfokus pada aspek pendaftaran dan perlindungan merek. Untuk barang yang memiliki pengaturan khusus, pemilik usaha tetap harus memenuhi seluruh ketentuan perizinan dan regulasi sektoral yang berlaku.

Dengan persiapan yang tepat, perusahaan dapat mengelola merek secara lebih profesional dan menjadikannya bagian dari aset kekayaan intelektual. PERMATAMAS siap membantu pemohon memahami proses pendaftaran merek secara lebih praktis dan terarah.

Kesimpulan

Merek Kelas 13 berkaitan dengan kelompok barang tertentu seperti senjata api, amunisi, proyektil, serta produk piroteknik sesuai klasifikasi yang berlaku. Bagi pelaku usaha yang bergerak dalam bidang tersebut, pendaftaran merek dapat menjadi bagian dari strategi perlindungan identitas bisnis dan aset kekayaan intelektual.

Proses pendaftaran perlu diawali dengan pemilihan merek, pemeriksaan awal, persiapan dokumen, penentuan uraian barang, serta pemeriksaan klasifikasi. Perlu diingat bahwa pendaftaran merek berbeda dengan perizinan sektoral yang mungkin diwajibkan untuk produk tertentu.

PERMATAMAS siap membantu proses Jasa Daftar Merek HKI Kelas 13 secara profesional, mulai dari konsultasi hingga pendampingan pengajuan. Dengan persiapan yang lebih terstruktur, pemilik usaha dapat mengelola kebutuhan perlindungan mereknya sesuai ketentuan yang berlaku.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

  1. Apa yang dimaksud dengan Merek Kelas 13?
    Kelas 13 merupakan salah satu kelas dalam klasifikasi merek yang mencakup kelompok barang tertentu di bidang persenjataan, amunisi, proyektil, bahan peledak, dan produk piroteknik sesuai ketentuan klasifikasi yang berlaku.
  2. Apakah senjata api termasuk Kelas 13?
    Senjata api pada umumnya termasuk kelompok barang Kelas 13. Namun, uraian barang dan klasifikasi akhir tetap perlu diperiksa berdasarkan ketentuan DJKI dan Nice Classification yang berlaku.
  3. Apakah amunisi dapat didaftarkan mereknya?
    Barang yang termasuk amunisi dapat berkaitan dengan Kelas 13. Pendaftaran merek hanya menyangkut perlindungan tanda pembeda dan tidak menggantikan perizinan sektoral.
  4. Apakah proyektil termasuk Kelas 13?
    Proyektil tertentu dapat termasuk dalam ruang lingkup Kelas 13. Penentuan final harus disesuaikan dengan jenis barang dan klasifikasi yang berlaku.
  5. Apakah pendaftaran merek memberikan izin untuk memproduksi senjata?
    Tidak. Pendaftaran merek berbeda dengan izin produksi, kepemilikan, distribusi, penyimpanan, atau penggunaan barang yang diatur secara khusus.
  6. Apa saja dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran merek Kelas 13?
    Secara umum diperlukan identitas pemohon, informasi merek, uraian barang, serta dokumen pendukung sesuai ketentuan permohonan yang berlaku.
  7. Mengapa perlu melakukan pemeriksaan merek sebelum mendaftar?
    Pemeriksaan awal membantu mengetahui kemungkinan adanya merek yang memiliki persamaan atau kemiripan sehingga pemohon dapat mempertimbangkan merek sebelum mengajukan permohonan.
  8. Berapa biaya pendaftaran merek Kelas 13?
    Biaya mengikuti tarif resmi yang berlaku dan dapat berbeda berdasarkan kategori pemohon serta jumlah kelas. Tarif sebaiknya diperiksa kembali sebelum pengajuan.
  9. Berapa lama proses pendaftaran merek Kelas 13?
    Waktu proses dapat berbeda karena permohonan melalui beberapa tahapan pemeriksaan dan administrasi. Kelengkapan dokumen dapat membantu proses persiapan menjadi lebih lancar.
  10. Apakah PERMATAMAS dapat membantu pendaftaran merek Kelas 13?
    Ya. PERMATAMAS dapat membantu konsultasi, pemeriksaan dokumen, pemeriksaan awal merek, persiapan informasi permohonan, dan pendampingan proses pendaftaran.

LEGALITAS KAMI

AKTA PENDIRIAN No.15
AHU-0032144-AH.01.15 Tahun 2021
NPWP : 76.011.954.5-427.000
SIUP : 510/PM/277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

KONTAK KAMI

Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi,Jawa Barat, Indonesia.

No Telp : 021-89253417
No HP/WA : 0857-7763-0555

Copyright @ 2023 – Jasa Merek HKI – Support DokterWebsite.ID