Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 12 untuk Ban Kendaraan, Suku Cadang, dan Aksesori Kendaraan Resmi DJKI

Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 12 untuk Ban Kendaraan, Suku Cadang, dan Aksesori Kendaraan Resmi DJKI

Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 12 untuk Ban Kendaraan, Suku Cadang, dan Aksesori Kendaraan Resmi DJKI – Ban kendaraan, suku cadang, dan berbagai perlengkapan kendaraan merupakan bagian penting dalam industri otomotif. Produk-produk tersebut tidak hanya dipasarkan oleh produsen kendaraan, tetapi juga oleh perusahaan aftermarket, distributor, importir, bengkel, hingga pelaku UMKM yang mengembangkan produk otomotif dengan merek sendiri. Karena persaingan pasar semakin tinggi, identitas merek perlu dikelola secara serius sejak awal.

Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 12 dapat membantu pelaku usaha memahami kebutuhan pendaftaran merek untuk produk yang berkaitan dengan kendaraan. Prosesnya tidak cukup hanya dengan memilih nama dan mengajukan permohonan, tetapi juga perlu memperhatikan klasifikasi barang, uraian produk, identitas pemohon, serta potensi persamaan dengan merek yang telah ada. Dengan persiapan yang tepat, merek dapat menjadi aset bisnis yang lebih terarah untuk dikembangkan.

Pengertian Merek HKI Kelas 12 dan 200 Contoh Ban, Suku Cadang, serta Aksesori Kendaraan

Kelas 12 dalam klasifikasi merek secara umum berkaitan dengan kendaraan serta alat untuk bergerak melalui darat, udara, atau air. Dalam industri otomotif, produk utama seperti kendaraan dapat berkaitan dengan kelas ini. Sementara itu, untuk ban, suku cadang, dan aksesori kendaraan, penentuan klasifikasinya perlu diperiksa berdasarkan karakter barang karena tidak seluruh produk pendukung kendaraan otomatis berada dalam Kelas 12.

Sebagai gambaran awal, berikut 200 contoh produk yang berkaitan dengan kendaraan dan industri otomotif. Daftar ini merupakan referensi semantik, sedangkan klasifikasi final tetap perlu disesuaikan dengan ketentuan Nice Classification dan pemeriksaan DJKI yang berlaku:

  1. Ban mobil
  2. Ban sepeda motor
  3. Ban kendaraan listrik
  4. Ban truk
  5. Ban bus
  6. Ban kendaraan niaga
  7. Ban kendaraan off-road
  8. Ban kendaraan rekreasi
  9. Ban kendaraan pertanian
  10. Ban kendaraan konstruksi
  11. Ban mobil penumpang
  12. Ban mobil sport
  13. Ban SUV
  14. Ban MPV
  15. Ban sedan
  16. Ban hatchback
  17. Ban crossover
  18. Ban van
  19. Ban pikap
  20. Ban kendaraan 4×4
  21. Ban motor bebek
  22. Ban motor sport
  23. Ban motor trail
  24. Ban motor touring
  25. Ban motor matik
  26. Ban skuter
  27. Ban skuter listrik
  28. Ban sepeda listrik
  29. Ban sepeda
  30. Ban sepeda gunung
  31. Ban sepeda balap
  32. Ban sepeda lipat
  33. Ban sepeda BMX
  34. Ban sepeda touring
  35. Ban sepeda gravel
  36. Ban sepeda hybrid
  37. Ban kendaraan roda tiga
  38. Ban kendaraan roda empat
  39. Ban trailer
  40. Ban kendaraan khusus
  41. Roda kendaraan
  42. Roda mobil
  43. Roda sepeda motor
  44. Roda kendaraan listrik
  45. Roda truk
  46. Roda bus
  47. Roda trailer
  48. Pelek mobil
  49. Pelek sepeda motor
  50. Pelek kendaraan listrik
  51. Pelek truk
  52. Pelek bus
  53. Pelek kendaraan niaga
  54. Pelek kendaraan off-road
  55. Pelek sepeda
  56. Pelek sepeda listrik
  57. Pelek kendaraan roda tiga
  58. Pelek kendaraan roda empat
  59. Velg kendaraan
  60. Velg mobil sport
  61. Velg SUV
  62. Velg pikap
  63. Velg motor
  64. Velg skuter
  65. Velg kendaraan listrik
  66. Hub roda kendaraan
  67. Poros roda kendaraan
  68. As roda kendaraan
  69. Hub sepeda
  70. Hub sepeda motor
  71. Rantai sepeda
  72. Rantai sepeda motor
  73. Rantai kendaraan
  74. Gir kendaraan
  75. Gir sepeda
  76. Gir sepeda motor
  77. Sproket sepeda
  78. Sproket sepeda motor
  79. Sistem transmisi kendaraan
  80. Transmisi kendaraan
  81. Kopling kendaraan
  82. Kopling mobil
  83. Kopling sepeda motor
  84. Komponen kopling kendaraan
  85. Rem kendaraan
  86. Rem mobil
  87. Rem sepeda motor
  88. Rem sepeda
  89. Rem cakram kendaraan
  90. Rem tromol kendaraan
  91. Kaliper rem kendaraan
  92. Bantalan rem kendaraan
  93. Sistem pengereman kendaraan
  94. Suspensi kendaraan
  95. Suspensi mobil
  96. Suspensi sepeda motor
  97. Suspensi sepeda
  98. Peredam kejut kendaraan
  99. Shock absorber kendaraan
  100. Pegas kendaraan
  101. Kemudi kendaraan
  102. Setir kendaraan
  103. Roda kemudi
  104. Kolom kemudi kendaraan
  105. Sistem kemudi kendaraan
  106. Batang kemudi sepeda
  107. Batang kemudi sepeda motor
  108. Garpu sepeda
  109. Garpu sepeda motor
  110. Garpu kendaraan
  111. Sasis kendaraan
  112. Rangka mobil
  113. Rangka sepeda motor
  114. Rangka sepeda
  115. Rangka sepeda listrik
  116. Rangka kendaraan listrik
  117. Bodi kendaraan
  118. Bodi mobil
  119. Bodi sepeda motor
  120. Bodi kendaraan listrik
  121. Karoseri kendaraan
  122. Bak kendaraan
  123. Bak pikap
  124. Bak truk
  125. Kabin kendaraan
  126. Pintu kendaraan
  127. Kap kendaraan
  128. Fender kendaraan
  129. Bemper kendaraan
  130. Spoiler kendaraan
  131. Atap kendaraan
  132. Atap mobil
  133. Kaca kendaraan
  134. Kaca mobil
  135. Kaca depan kendaraan
  136. Kaca belakang kendaraan
  137. Kaca samping kendaraan
  138. Wiper kendaraan
  139. Bilah wiper kendaraan
  140. Spion kendaraan
  141. Spion mobil
  142. Spion sepeda motor
  143. Jok kendaraan
  144. Jok mobil
  145. Jok sepeda motor
  146. Jok sepeda
  147. Jok sepeda listrik
  148. Kursi kendaraan
  149. Kursi mobil
  150. Kursi kendaraan niaga
  151. Pedal sepeda
  152. Pedal sepeda listrik
  153. Pedal kendaraan
  154. Pijakan kaki sepeda motor
  155. Pijakan kaki kendaraan
  156. Standar sepeda motor
  157. Standar sepeda
  158. Standar kendaraan
  159. Rak sepeda
  160. Rak kendaraan
  161. Keranjang sepeda
  162. Keranjang sepeda listrik
  163. Trailer sepeda
  164. Trailer kendaraan
  165. Gandengan kendaraan
  166. Peralatan penarik kendaraan
  167. Tow bar kendaraan
  168. Perangkat penarik trailer
  169. Karavan
  170. Kendaraan rekreasi
  171. Kendaraan camping
  172. Kendaraan caravan
  173. Gerobak kendaraan
  174. Troli kendaraan
  175. Kendaraan angkutan barang
  176. Kendaraan pengangkut
  177. Kendaraan distribusi
  178. Kendaraan logistik
  179. Kendaraan pengiriman
  180. Kendaraan niaga ringan
  181. Mobil listrik
  182. Sepeda motor listrik
  183. Sepeda listrik
  184. Skuter listrik
  185. Kendaraan listrik roda tiga
  186. Kendaraan listrik roda empat
  187. Mobil hybrid
  188. Sepeda motor hybrid
  189. Kendaraan hibrida
  190. Bus listrik
  191. Truk listrik
  192. Van listrik
  193. Kendaraan otonom
  194. Kendaraan mobilitas pribadi
  195. Kendaraan transportasi umum
  196. Kendaraan darat
  197. Kendaraan air
  198. Kendaraan udara
  199. Alat transportasi darat
  200. Alat transportasi listrik

Daftar tersebut membantu memberikan gambaran mengenai ragam produk dalam ekosistem otomotif. Namun, pemilik usaha sebaiknya tidak langsung menganggap semua contoh di atas memiliki klasifikasi merek yang sama. Ban, suku cadang, aksesori, perangkat elektronik, dan produk pendukung kendaraan dapat memerlukan pemeriksaan kelas tersendiri berdasarkan jenis barang dan fungsi utamanya.

Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 12 untuk Ban Kendaraan, Suku Cadang, dan Aksesori Kendaraan Resmi DJKI
Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 12 untuk Ban Kendaraan, Suku Cadang, dan Aksesori Kendaraan Resmi DJKI

Mengapa Merek Ban dan Suku Cadang Perlu Diperhatikan?

Merek pada produk aftermarket sering menjadi pertimbangan konsumen ketika memilih ban, pelek, komponen pengereman, suspensi, maupun aksesori kendaraan. Merek yang konsisten dan memiliki identitas jelas dapat membantu membangun kepercayaan pasar sekaligus membedakan produk dari kompetitor.

Karena itu, sebelum mengajukan permohonan, pemilik usaha sebaiknya memetakan produk yang benar-benar dipasarkan. Langkah tersebut membantu menentukan uraian barang secara lebih tepat dan menghindari penggunaan klasifikasi secara asal.

Persyaratan Pendaftaran Merek HKI Kelas 12 untuk Produk Otomotif

Persyaratan pendaftaran merek perlu disiapkan sebelum permohonan diajukan. Identitas pemohon harus jelas dan sesuai dengan pihak yang mengajukan permohonan. Selain nama merek, pemohon juga perlu mempersiapkan etiket atau logo apabila merek menggunakan elemen visual serta uraian barang yang sesuai.

Beberapa kebutuhan yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Nama atau identitas merek yang akan didaftarkan.
  • Logo atau etiket merek jika digunakan.
  • Identitas pemohon sesuai ketentuan.
  • Uraian barang yang akan dicantumkan.
  • Informasi mengenai produk dan kegiatan usaha.
  • Dokumen pendukung sesuai status pemohon.
  • Dokumen tambahan apabila terdapat kondisi khusus dalam permohonan.

Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting dalam proses administrasi. Pemilik merek sebaiknya memeriksa kembali seluruh informasi sebelum pengajuan agar tidak terjadi kesalahan penulisan atau ketidaksesuaian antara identitas pemohon, merek yang digunakan, dan produk yang akan dilindungi.

Penentuan Uraian Barang untuk Ban dan Suku Cadang

Dalam bisnis otomotif, satu perusahaan dapat menjual banyak produk sekaligus. Misalnya, sebuah perusahaan mempunyai merek yang digunakan untuk ban, pelek, komponen rem, dan berbagai aksesori. Kondisi seperti ini membutuhkan pemetaan produk agar uraian barang yang dipilih tidak terlalu luas maupun tidak sesuai dengan kegiatan usaha.

Pemilik usaha juga perlu membedakan merek perusahaan dengan merek produk. Perencanaan tersebut akan membantu ketika bisnis berkembang dan menambah lini produk baru.

Proses Pengurusan Merek Kelas 12 serta Estimasi Biaya dan Waktu

Pengurusan merek sebaiknya dimulai dengan pemeriksaan kebutuhan bisnis, bukan langsung melakukan pengajuan. Untuk produk otomotif, pemeriksaan awal penting karena terdapat banyak jenis barang yang berkaitan dengan kendaraan tetapi tidak selalu memiliki klasifikasi yang identik.

Secara umum, tahapan pengurusan dapat meliputi:

  1. Konsultasi mengenai merek dan produk otomotif.
  2. Penelusuran awal terhadap merek yang akan diajukan.
  3. Pemeriksaan identitas dan dokumen pemohon.
  4. Penentuan kelas serta uraian barang yang relevan.
  5. Penyusunan dan pengajuan permohonan kepada DJKI.
  6. Pemeriksaan permohonan sesuai tahapan yang berlaku.
  7. Pemantauan perkembangan permohonan sampai terdapat hasil pemeriksaan.

Biaya pengurusan terdiri dari biaya resmi yang berlaku dan, apabila menggunakan pendampingan profesional, biaya jasa sesuai layanan yang dipilih. Tarif resmi dapat berubah berdasarkan kebijakan yang berlaku sehingga pemohon perlu memastikan informasi biaya terbaru sebelum melakukan pengajuan. Lama proses juga tidak dapat disamaratakan karena bergantung pada tahapan pemeriksaan dan kondisi masing-masing permohonan.

Mengapa Persiapan Awal Penting?

Persiapan awal membantu pemilik usaha mengetahui apakah nama merek yang dipilih sudah digunakan pihak lain atau memiliki potensi persamaan dengan merek yang telah terdaftar maupun diajukan. Penelusuran bukan jaminan permohonan pasti diterima, tetapi dapat membantu mengurangi risiko keputusan bisnis yang kurang tepat.

Dengan dokumen yang rapi, uraian barang yang sesuai, dan identitas merek yang konsisten, proses pengajuan dapat dilakukan dengan lebih terarah.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengurus Merek HKI Kelas 12

Pengurusan merek untuk ban kendaraan, suku cadang, dan aksesori membutuhkan ketelitian karena produk otomotif memiliki jenis serta fungsi yang sangat beragam. Salah menentukan uraian barang atau menganggap seluruh produk kendaraan berada dalam satu klasifikasi dapat menimbulkan persoalan dalam proses pengajuan. Karena itu, pemilik usaha sebaiknya melakukan pemeriksaan sebelum permohonan diajukan.

Beberapa kesalahan yang sering terjadi meliputi:

  • Tidak melakukan penelusuran terhadap merek yang sudah terdaftar atau diajukan.
  • Menggunakan nama yang memiliki kemiripan dengan merek pihak lain.
  • Menentukan uraian barang tanpa memahami karakter produk.
  • Menganggap semua suku cadang dan aksesori otomatis berada pada Kelas 12.
  • Dokumen identitas pemohon tidak diperiksa kembali.
  • Nama atau logo yang diajukan berbeda dengan merek yang digunakan dalam kegiatan usaha.

Kesalahan tersebut dapat dihindari dengan melakukan persiapan secara sistematis. Khusus bisnis aftermarket, pemilik usaha perlu memetakan produk berdasarkan fungsi dan penggunaannya. Hal ini membantu proses penentuan klasifikasi menjadi lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Pentingnya Memeriksa Produk Sebelum Pengajuan

Ban, pelek, rem, suspensi, komponen mekanis, perangkat elektronik, dan aksesori kendaraan memiliki karakter yang berbeda. Oleh sebab itu, pemilik merek sebaiknya tidak menentukan kelas hanya berdasarkan hubungan produk dengan kendaraan. Klasifikasi perlu diperiksa berdasarkan jenis barang dan ketentuan yang berlaku.

Penelusuran merek juga penting untuk mengetahui kemungkinan adanya merek yang identik atau memiliki persamaan. Hasil penelusuran tidak menjamin permohonan diterima, tetapi dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum merek diajukan.

Tips Agar Pengurusan Merek Kelas 12 Berjalan Lancar

Merek sebaiknya dipersiapkan sebelum produk dipasarkan secara luas. Ketika merek sudah digunakan dalam katalog, kemasan, marketplace, media sosial, dan jaringan distributor, perubahan nama dapat menjadi lebih sulit. Karena itu, perlindungan merek sebaiknya masuk dalam perencanaan bisnis sejak awal.

Beberapa tips yang dapat diterapkan adalah:

  1. Pilih nama merek yang memiliki karakter pembeda.
  2. Lakukan penelusuran merek sebelum pengajuan.
  3. Petakan seluruh produk yang menggunakan merek tersebut.
  4. Pastikan uraian barang sesuai dengan produk sebenarnya.
  5. Periksa kembali seluruh dokumen dan identitas pemohon.
  6. Gunakan nama serta logo secara konsisten pada berbagai media bisnis.

Bagi perusahaan yang mempunyai banyak produk aftermarket, pencatatan inventaris merek juga dapat membantu. Pemilik usaha dapat mengetahui produk mana yang menggunakan merek utama, nama seri, atau merek berbeda sehingga pengelolaan kekayaan intelektual menjadi lebih tertata.

Jangan Mengabaikan Rencana Pengembangan Produk

Perusahaan otomotif sering melakukan pengembangan produk secara bertahap. Misalnya, bisnis yang awalnya hanya menjual ban kemudian menambah pelek, komponen pengereman, atau produk aftermarket lainnya. Perubahan tersebut perlu diperhitungkan dalam strategi merek.

Perencanaan sejak awal dapat membantu perusahaan menghindari penggunaan merek secara tidak terstruktur serta memudahkan evaluasi kebutuhan pendaftaran apabila lini produk bertambah.

Manfaat Menggunakan Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 12

Mengurus merek sendiri dapat dilakukan, tetapi pelaku usaha otomotif sering harus menghadapi berbagai istilah, dokumen, klasifikasi, dan tahapan pemeriksaan. Jasa profesional dapat membantu proses tersebut menjadi lebih terarah, terutama bagi pemilik bisnis yang belum terbiasa dengan administrasi kekayaan intelektual.

Beberapa manfaat menggunakan jasa pengurusan merek antara lain:

  • Membantu memeriksa kesiapan dokumen.
  • Membantu melakukan penelusuran awal merek.
  • Membantu memetakan produk berdasarkan kebutuhan pendaftaran.
  • Membantu memahami uraian barang yang akan digunakan.
  • Mendampingi proses administrasi pengajuan.
  • Membantu memantau perkembangan permohonan.

Pendampingan profesional bukan berarti merek otomatis akan memperoleh persetujuan. Permohonan tetap melalui pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, persiapan yang lebih baik dapat membantu mengurangi kesalahan administratif dan membuat pemilik usaha memahami proses secara lebih jelas.

Pendampingan untuk Produsen dan Pelaku Usaha Aftermarket

Jasa pengurusan merek dapat dimanfaatkan oleh produsen ban, distributor suku cadang, importir, produsen aksesori, perusahaan aftermarket, bengkel yang mengembangkan produk dengan merek sendiri, maupun pelaku UMKM otomotif.

Pendampingan juga dapat membantu perusahaan yang memiliki banyak produk untuk memetakan kebutuhan perlindungan merek secara lebih sistematis sesuai kegiatan bisnisnya.

Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 12 untuk Ban Kendaraan, Suku Cadang, dan Aksesori Kendaraan

Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 12 dapat membantu pelaku usaha mempersiapkan pendaftaran merek dengan lebih terarah. Tahapan dapat dimulai dari konsultasi mengenai produk, pemeriksaan awal merek, pengecekan dokumen, penentuan uraian barang yang relevan, hingga proses pengajuan sesuai prosedur yang berlaku.

PERMATAMAS sebagai Konsultan Legalitas Kekayaan Intelektual siap membantu pelaku usaha dalam proses pengurusan merek. Pendampingan dapat disesuaikan dengan kebutuhan produsen maupun perusahaan yang bergerak dalam industri kendaraan dan aftermarket.

Konsultasi dan Pendampingan Profesional PERMATAMAS

PERMATAMAS membantu proses mulai dari konsultasi, pemeriksaan dokumen, penyusunan persyaratan, hingga proses pengajuan secara profesional. Layanan dapat dimanfaatkan oleh pemilik usaha yang ingin mengelola mereknya secara lebih serius sebagai bagian dari aset bisnis.

Dengan pengelolaan yang baik, merek dapat mendukung diferensiasi produk, membangun kepercayaan konsumen, dan memperkuat identitas usaha di pasar otomotif.

Kesimpulan

Merek pada ban kendaraan, suku cadang, dan aksesori merupakan bagian penting dari strategi bisnis otomotif. Pendaftaran merek dapat menjadi langkah untuk membangun perlindungan hukum sekaligus menjadikan identitas produk sebagai aset usaha yang dapat dikembangkan dalam jangka panjang.

Sebelum mengajukan permohonan, pemilik usaha perlu melakukan penelusuran merek, menyiapkan dokumen, serta memastikan uraian barang sesuai dengan karakter produk. Karena tidak semua produk yang berkaitan dengan kendaraan otomatis memiliki klasifikasi yang sama, pemeriksaan berdasarkan ketentuan DJKI dan klasifikasi yang berlaku tetap diperlukan.

PERMATAMAS siap membantu proses mulai dari konsultasi, pemeriksaan dokumen, penyusunan persyaratan, hingga proses pengajuan secara profesional bagi pelaku usaha yang membutuhkan Jasa Daftar Merek.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

  1. Apakah ban kendaraan dapat didaftarkan mereknya?
    Merek yang digunakan pada produk ban dapat diajukan untuk pendaftaran dengan memperhatikan klasifikasi dan uraian barang yang sesuai dengan produk sebenarnya.
  2. Apakah semua suku cadang kendaraan termasuk Kelas 12?
    Tidak selalu. Suku cadang perlu diperiksa berdasarkan jenis, fungsi, dan karakter barang karena beberapa produk dapat memiliki pertimbangan klasifikasi yang berbeda.
  3. Mengapa penentuan uraian barang penting?
    Uraian barang menjelaskan jenis produk yang berkaitan dengan permohonan merek. Uraian yang tepat membantu permohonan menggambarkan kegiatan usaha secara lebih sesuai.
  4. Apakah aksesori kendaraan bisa menggunakan merek sendiri?
    Pelaku usaha dapat menggunakan merek sendiri pada produk yang dipasarkan, tetapi klasifikasi mereknya perlu ditentukan berdasarkan karakter dan fungsi aksesori tersebut.
  5. Apakah perlu melakukan cek merek sebelum pengajuan?
    Sangat disarankan. Penelusuran dapat membantu mengetahui apakah terdapat merek yang identik atau memiliki persamaan dengan merek yang akan diajukan.
  6. Berapa biaya pengurusan merek Kelas 12?
    Biaya resmi mengikuti tarif yang berlaku pada saat permohonan diajukan. Jika menggunakan jasa profesional, terdapat biaya jasa sesuai layanan yang dipilih.
  7. Berapa lama proses pengurusan merek?
    Lama proses bergantung pada tahapan administrasi dan pemeriksaan yang berlaku serta kondisi setiap permohonan sehingga tidak dapat disamaratakan.
  8. Apakah merek yang sudah digunakan otomatis terlindungi?
    Penggunaan merek saja tidak sama dengan memperoleh perlindungan melalui pendaftaran. Pemilik usaha perlu mempertimbangkan pendaftaran sesuai ketentuan hukum merek yang berlaku.
  9. Siapa yang dapat menggunakan jasa pengurusan merek otomotif?
    Produsen, distributor, importir, perusahaan aftermarket, pelaku UMKM, dan pemilik bisnis yang memasarkan produk otomotif dengan merek sendiri dapat menggunakan jasa pendampingan sesuai kebutuhannya.
  10. Apa manfaat menggunakan Jasa Pengurusan Merek PERMATAMAS?
    PERMATAMAS membantu proses secara profesional, mulai dari konsultasi, pemeriksaan dokumen, penyusunan persyaratan, hingga pengajuan permohonan merek sesuai prosedur yang berlaku.

LEGALITAS KAMI

AKTA PENDIRIAN No.15
AHU-0032144-AH.01.15 Tahun 2021
NPWP : 76.011.954.5-427.000
SIUP : 510/PM/277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

KONTAK KAMI

Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi,Jawa Barat, Indonesia.

No Telp : 021-89253417
No HP/WA : 0857-7763-0555

Copyright @ 2023 – Jasa Merek HKI – Support DokterWebsite.ID