Kelas 7 Merek Produk untuk Mesin Industri, Mesin Pertanian, Motor, Pompa, dan Peralatan Mekanis Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI

Kelas 7 Merek Produk untuk Mesin Industri, Mesin Pertanian, Motor, Pompa, dan Peralatan Mekanis Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI

Kelas 7 Merek Produk untuk Mesin Industri, Mesin Pertanian, Motor, Pompa, dan Peralatan Mekanis Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI – Kelas 7 merupakan salah satu klasifikasi merek yang penting bagi pelaku usaha yang memproduksi atau memperdagangkan mesin, peralatan mekanis, motor, pompa, serta berbagai perangkat yang digunakan untuk membantu pekerjaan industri dan pertanian. Bagi perusahaan yang mengembangkan produk dengan merek sendiri, pendaftaran merek menjadi langkah penting untuk membangun identitas sekaligus memberikan dasar perlindungan hukum terhadap brand yang digunakan dalam kegiatan usaha.

Jasa pendaftaran merek HKI resmi DJKI dapat membantu pemilik usaha mempersiapkan pengajuan secara lebih terarah. Sebelum mengajukan permohonan, pemilik brand perlu memahami karakter produknya, menentukan uraian barang yang sesuai, melakukan penelusuran awal merek, serta menyiapkan dokumen yang diperlukan. Dengan persiapan tersebut, proses pengajuan merek untuk mesin industri, mesin pertanian, motor, pompa, dan peralatan mekanis dapat dilakukan dengan lebih tertib.

Pengertian dan Contoh Produk Merek Kelas 7

Secara umum, Kelas 7 mencakup berbagai mesin dan peralatan mesin, termasuk jenis motor dan mesin tertentu yang digunakan untuk kebutuhan industri, pertanian, konstruksi, pengolahan, produksi, dan kegiatan mekanis lainnya. Klasifikasi merek tidak hanya ditentukan berdasarkan nama produk, tetapi juga mempertimbangkan fungsi, tujuan penggunaan, karakteristik, serta ketentuan klasifikasi yang berlaku.

Berikut contoh produk yang dapat berkaitan dengan Merek Kelas 7. Daftar ini digunakan sebagai referensi awal dan bukan penetapan klasifikasi secara mutlak:

  1. Motor listrik untuk mesin
  2. Motor penggerak industri
  3. Motor mesin produksi
  4. Motor untuk pompa
  5. Motor penggerak conveyor
  6. Motor mesin pertanian
  7. Motor penggerak kompresor
  8. Motor penggerak blower
  9. Motor penggerak mesin pengolahan
  10. Motor penggerak mesin pemotong
  11. Motor penggerak mesin pencampur
  12. Motor penggerak mesin penggiling
  13. Motor penggerak mesin penghancur
  14. Motor penggerak mesin pengepres
  15. Motor penggerak mesin pengemas
  16. Motor untuk mesin tekstil
  17. Motor untuk mesin percetakan
  18. Motor untuk mesin produksi makanan
  19. Motor untuk mesin pengolahan bahan
  20. Motor untuk mesin industri ringan
  21. Pompa air industri
  22. Pompa sentrifugal
  23. Pompa diafragma
  24. Pompa piston
  25. Pompa vakum
  26. Pompa oli
  27. Pompa bahan bakar untuk mesin
  28. Pompa hidrolik
  29. Pompa pneumatik
  30. Pompa untuk mesin produksi
  31. Pompa untuk instalasi industri
  32. Pompa untuk mesin pertanian
  33. Pompa irigasi mekanis
  34. Pompa pengolahan cairan
  35. Pompa sirkulasi industri
  36. Pompa tekanan tinggi
  37. Pompa transfer cairan
  38. Pompa dosing industri
  39. Pompa proses produksi
  40. Pompa mesin pengolahan
  41. Kompresor udara
  42. Kompresor industri
  43. Kompresor piston
  44. Kompresor screw
  45. Kompresor rotary
  46. Kompresor untuk mesin produksi
  47. Kompresor bengkel
  48. Kompresor pneumatik
  49. Kompresor tekanan tinggi
  50. Kompresor pendingin tertentu
  51. Blower industri
  52. Blower sentrifugal
  53. Blower untuk mesin produksi
  54. Blower pengering
  55. Blower ventilasi mesin
  56. Blower pengolahan bahan
  57. Mesin industri
  58. Mesin produksi
  59. Mesin manufaktur
  60. Mesin pengolahan bahan
  61. Mesin pemotong industri
  62. Mesin penghancur bahan
  63. Mesin penggiling industri
  64. Mesin pencampur
  65. Mesin pengaduk industri
  66. Mesin pengepres
  67. Mesin pembentuk
  68. Mesin pemisah
  69. Mesin penyaring
  70. Mesin pengering industri
  71. Mesin pencuci industri
  72. Mesin pengisi
  73. Mesin penutup kemasan
  74. Mesin pembungkus
  75. Mesin pengemas otomatis
  76. Mesin pengemas semiotomatis
  77. Mesin produksi makanan
  78. Mesin pengolah tepung
  79. Mesin penggiling biji-bijian
  80. Mesin pengolah kopi
  81. Mesin pengolah rempah
  82. Mesin pengolah beras
  83. Mesin pengolah jagung
  84. Mesin pengolah kacang
  85. Mesin pengaduk adonan
  86. Mesin pembuat pasta
  87. Mesin pemotong makanan industri
  88. Mesin penghancur makanan
  89. Mesin pengolah daging tertentu
  90. Mesin pertanian
  91. Mesin pengolah tanah
  92. Mesin pembajak
  93. Mesin penanam
  94. Mesin pemanen
  95. Mesin pemotong rumput
  96. Mesin penyemai
  97. Mesin penggiling hasil pertanian
  98. Mesin pengolah hasil panen
  99. Mesin pemipil jagung
  100. Mesin perontok padi
  101. Mesin pengering hasil pertanian
  102. Mesin pengolah gabah
  103. Mesin penggiling padi
  104. Mesin pengupas gabah
  105. Mesin sortasi hasil pertanian
  106. Mesin pencacah bahan pertanian
  107. Mesin pencacah rumput
  108. Mesin pencacah jerami
  109. Mesin penghancur limbah pertanian
  110. Mesin pengolah kompos
  111. Mesin pengaduk pupuk
  112. Mesin penyebar pupuk mekanis
  113. Mesin pemroses biji
  114. Mesin pengolah hasil perkebunan
  115. Mesin pengolah kelapa
  116. Mesin pengupas buah mekanis
  117. Mesin pemeras minyak tertentu
  118. Mesin penggiling pakan
  119. Mesin pencampur pakan
  120. Mesin pembuat pelet pakan
  121. Mesin pengering pakan
  122. Mesin produksi pakan ternak
  123. Mesin pemotong kayu
  124. Mesin pengolah kayu
  125. Mesin penggiling kayu
  126. Mesin penghancur kayu
  127. Mesin pemotong papan
  128. Mesin pembelah kayu
  129. Mesin pengolah bambu
  130. Mesin industri plastik
  131. Mesin pengolah plastik
  132. Mesin penghancur plastik
  133. Mesin pencacah plastik
  134. Mesin pelebur plastik
  135. Mesin pembentuk plastik
  136. Mesin produksi komponen plastik
  137. Mesin industri karet
  138. Mesin pengolah karet
  139. Mesin pencampur karet
  140. Mesin pengepres karet
  141. Mesin tekstil
  142. Mesin pemintal benang
  143. Mesin penggulung benang
  144. Mesin pengolah serat
  145. Mesin produksi kain
  146. Mesin pewarnaan tekstil tertentu
  147. Mesin finishing tekstil
  148. Mesin jahit industri
  149. Mesin bordir industri
  150. Mesin pemotong kain
  151. Mesin percetakan industri
  152. Mesin cetak produksi
  153. Mesin offset tertentu
  154. Mesin pencetak kemasan
  155. Mesin pelipat kertas
  156. Mesin pemotong kertas
  157. Mesin penjilid industri
  158. Mesin produksi kardus
  159. Mesin pembuat kertas
  160. Mesin pengolah kertas
  161. Mesin konstruksi mekanis
  162. Mesin pengaduk beton
  163. Mesin pemadat mekanis
  164. Mesin penghancur material konstruksi
  165. Mesin pemroses aspal
  166. Mesin pengolah batu
  167. Mesin pemecah batu
  168. Mesin penghancur batu
  169. Mesin penyaring material
  170. Mesin pengangkut material tertentu
  171. Conveyor mekanis
  172. Belt conveyor
  173. Roller conveyor
  174. Conveyor produksi
  175. Sistem penggerak conveyor
  176. Gearbox industri
  177. Gear reducer
  178. Reducer mesin
  179. Transmisi mesin
  180. Perangkat transmisi mekanis
  181. Kopling mesin
  182. Poros transmisi mesin
  183. Roda gigi mesin
  184. Gear motor
  185. Penggerak mekanis
  186. Unit penggerak mesin
  187. Sistem penggerak industri
  188. Mesin otomatisasi industri
  189. Mesin produksi otomatis
  190. Mesin produksi semiotomatis
  191. Mesin pengolah logam
  192. Mesin pemotong logam
  193. Mesin pembentuk logam
  194. Mesin pengepres logam
  195. Mesin penggiling logam
  196. Mesin pengolah kawat
  197. Mesin pembengkok mekanis
  198. Mesin produksi komponen mekanis
  199. Mesin manufaktur otomatis
  200. Peralatan mesin industri

Daftar tersebut dapat menjadi gambaran awal bagi pemilik usaha ketika menyusun kebutuhan pendaftaran merek. Namun, satu produk dapat memiliki klasifikasi yang berbeda tergantung fungsi dan tujuan penggunaannya. Karena itu, pemeriksaan berdasarkan klasifikasi Nice yang berlaku tetap diperlukan sebelum permohonan diajukan kepada DJKI.

Kelas 7 Merek Produk untuk Mesin Industri, Mesin Pertanian, Motor, Pompa, dan Peralatan Mekanis Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI
Kelas 7 Merek Produk untuk Mesin Industri, Mesin Pertanian, Motor, Pompa, dan Peralatan Mekanis Resmi DJKI: Jasa Pendaftaran Merek HKI Resmi DJKI

Persyaratan Pendaftaran Merek Kelas 7 untuk Mesin Industri dan Peralatan Mekanis

Pendaftaran merek Kelas 7 membutuhkan data yang jelas mengenai pemohon dan produk yang akan menggunakan merek. Pemilik usaha sebaiknya memastikan seluruh informasi sudah konsisten antara dokumen administrasi dan data yang dimasukkan dalam permohonan. Kesalahan data dapat menyebabkan proses administrasi menjadi kurang efisien.

Beberapa hal yang umumnya perlu dipersiapkan meliputi:

  • Nama merek yang akan didaftarkan.
  • Logo atau etiket merek jika menggunakan logo.
  • Identitas pemohon.
  • Alamat pemohon.
  • Daftar produk yang akan menggunakan merek.
  • Uraian barang secara jelas.
  • Dokumen pendukung sesuai status pemohon.
  • Informasi mengenai penggunaan merek apabila diperlukan.

Bagi perusahaan yang memiliki banyak jenis mesin, sebaiknya daftar produk dibuat terlebih dahulu. Misalnya, satu brand digunakan untuk mesin penggiling, mesin pencampur, pompa industri, kompresor, dan motor penggerak. Setiap produk perlu diperiksa karakteristiknya agar uraian barang yang diajukan tidak terlalu luas atau tidak sesuai dengan produk sebenarnya.

Selain kelengkapan administratif, pemeriksaan awal terhadap merek juga penting. Nama yang memiliki kemiripan dengan merek yang telah terdaftar atau sedang dalam proses dapat menimbulkan risiko dalam pemeriksaan. Oleh sebab itu, pemilik usaha sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan apakah nama tersebut sudah digunakan sendiri, tetapi juga melihat potensi kemiripannya dengan merek lain dalam bidang yang relevan.

Proses Pengajuan, Biaya, dan Estimasi Waktu Pendaftaran Merek Kelas 7

Proses pendaftaran merek dilakukan melalui tahapan yang telah ditetapkan dalam sistem DJKI. Pemilik usaha sebaiknya memahami bahwa pengajuan merupakan bagian awal dari keseluruhan proses. Setelah permohonan diterima secara administratif, masih terdapat tahapan pemeriksaan sesuai ketentuan sebelum suatu merek memperoleh status terdaftar.

Secara umum, tahapan yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Konsultasi dan identifikasi produk.
  2. Penelusuran awal nama merek.
  3. Penentuan klasifikasi dan uraian barang.
  4. Persiapan data serta dokumen.
  5. Pengajuan permohonan merek.
  6. Pembayaran biaya resmi sesuai ketentuan.
  7. Pemeriksaan formalitas dan tahapan pemeriksaan berikutnya.
  8. Terbitnya keputusan sesuai hasil pemeriksaan.

Biaya pendaftaran merek terdiri dari biaya resmi PNBP yang mengikuti tarif pemerintah yang berlaku. Apabila pemilik usaha menggunakan jasa pendampingan profesional, terdapat pula biaya jasa sesuai cakupan layanan. Karena tarif resmi dapat berubah berdasarkan kebijakan yang berlaku, informasi biaya sebaiknya dikonfirmasi pada saat permohonan akan diajukan.

Dari sisi waktu, proses pengajuan hingga keputusan akhir tidak dapat disamakan dengan waktu penerimaan permohonan. Bukti penerimaan menunjukkan bahwa permohonan telah diajukan, sedangkan status merek terdaftar baru diperoleh setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai dan permohonan memenuhi ketentuan. Oleh karena itu, tidak tepat menjanjikan bahwa setiap permohonan pasti selesai atau disetujui dalam waktu tertentu.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mendaftarkan Merek Kelas 7

Pendaftaran merek untuk mesin industri, mesin pertanian, motor, pompa, dan peralatan mekanis membutuhkan ketelitian sejak tahap awal. Kesalahan yang sering terjadi adalah pemilik usaha langsung mengajukan merek tanpa melakukan penelusuran awal. Padahal, nama yang sudah digunakan sendiri belum tentu aman apabila memiliki persamaan atau kemiripan dengan merek lain yang telah terdaftar atau sedang diajukan.

Kesalahan lain yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Tidak melakukan penelusuran awal merek.
  • Salah menentukan klasifikasi barang.
  • Uraian produk terlalu umum atau tidak sesuai.
  • Data pemohon tidak diperiksa kembali.
  • Nama merek dan logo belum final.
  • Tidak mencantumkan produk secara jelas.
  • Mengabaikan fungsi dan tujuan penggunaan mesin.
  • Tidak menyimpan bukti pengajuan.
  • Tidak memantau tahapan permohonan.
  • Menganggap bukti penerimaan sebagai sertifikat merek.

Kesalahan administratif memang terlihat sederhana, tetapi dapat menghambat proses. Untuk perusahaan yang mempunyai banyak produk, pemeriksaan setiap jenis barang menjadi semakin penting. Mesin pertanian, pompa industri, motor penggerak, dan mesin produksi dapat mempunyai karakteristik berbeda sehingga uraian barang perlu disusun secara relevan. Penentuan klasifikasi akhir tetap mengikuti ketentuan klasifikasi yang berlaku dan hasil pemeriksaan DJKI.

Tips Agar Pendaftaran Merek Kelas 7 Berjalan Lancar

Persiapan yang baik dapat membantu membuat proses pendaftaran merek lebih terarah. Sebelum pengajuan, pemilik usaha sebaiknya memastikan nama brand sudah final dan produk yang akan menggunakan merek telah didata. Langkah ini sangat membantu terutama bagi produsen yang mempunyai berbagai jenis mesin dengan satu merek.

Beberapa tips yang dapat dilakukan adalah:

  • Tentukan nama merek sejak awal.
  • Lakukan penelusuran merek sebelum mengajukan.
  • Siapkan logo atau etiket yang sudah final.
  • Buat daftar seluruh produk.
  • Jelaskan fungsi setiap produk.
  • Periksa klasifikasi barang yang relevan.
  • Susun uraian barang secara spesifik dan wajar.
  • Pastikan identitas pemohon konsisten.
  • Simpan dokumen dan bukti permohonan.
  • Pantau perkembangan pendaftaran.

Pemilik usaha juga sebaiknya menggunakan merek secara konsisten setelah produk dipasarkan. Identitas brand pada mesin, katalog, website, kemasan, brosur, marketplace, dan dokumen penjualan sebaiknya tidak berubah-ubah. Konsistensi dapat membantu membangun pengenalan merek sekaligus memperkuat posisi brand dalam persaingan pasar.

Manfaat Menggunakan Jasa Pendaftaran Merek HKI Kelas 7

Bagi pelaku usaha yang belum memahami prosedur pendaftaran merek, menggunakan jasa profesional dapat membantu proses persiapan menjadi lebih praktis. Pendampingan dapat membantu pemilik usaha memahami dokumen, klasifikasi, uraian produk, dan tahapan administrasi sebelum permohonan diajukan melalui mekanisme resmi DJKI.

Layanan pendampingan dapat membantu dalam:

  • Konsultasi mengenai produk yang akan didaftarkan.
  • Pemeriksaan awal nama merek.
  • Identifikasi klasifikasi produk.
  • Penyusunan uraian barang.
  • Pemeriksaan data pemohon.
  • Persiapan dokumen pengajuan.
  • Pendampingan proses permohonan.
  • Pemantauan perkembangan pendaftaran.

Manfaat tersebut terutama terasa bagi perusahaan yang mempunyai banyak produk. Pemilik bisnis tidak harus menangani setiap detail administrasi seorang diri sehingga dapat lebih fokus pada produksi, distribusi, pemasaran, pengembangan teknologi, dan pelayanan pelanggan.

Namun, jasa pendaftaran merek tidak berarti memberikan jaminan bahwa permohonan pasti disetujui. Penyedia jasa berperan memberikan pendampingan dan membantu mempersiapkan proses, sedangkan keputusan mengenai diterima atau ditolaknya permohonan tetap berada pada DJKI berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku.

Pentingnya Perlindungan Merek untuk Mesin Industri dan Mesin Pertanian

Merek pada produk mesin bukan sekadar nama yang ditempel pada badan produk. Bagi pelanggan industri maupun pengguna profesional, merek dapat menjadi indikator mengenai kualitas, performa, layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, serta reputasi produsen. Semakin lama sebuah produk digunakan dan dikenal, semakin besar pula nilai reputasi yang melekat pada mereknya.

Pendaftaran merek menjadi salah satu langkah penting untuk memberikan dasar perlindungan hukum terhadap identitas brand sesuai ruang lingkup barang yang didaftarkan. Dengan merek yang dikelola secara serius, perusahaan dapat membangun identitas yang lebih kuat sekaligus mengurangi risiko penggunaan identitas yang membingungkan konsumen.

Perlindungan merek dapat memberikan sejumlah manfaat bagi pemilik bisnis, seperti:

  • Membedakan produk dari kompetitor.
  • Memperkuat identitas perusahaan.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan.
  • Mendukung kegiatan pemasaran.
  • Memperkuat reputasi produk.
  • Menjadi bagian dari aset tidak berwujud.
  • Mendukung ekspansi usaha.
  • Memberikan dasar perlindungan hukum terhadap merek.

Hal ini penting bagi produsen mesin industri dan mesin pertanian yang ingin membangun bisnis dalam jangka panjang. Merek yang sudah dikenal dapat menjadi salah satu aset bisnis yang bernilai karena melekat pada pengalaman konsumen terhadap produk dan perusahaan.

Jasa Pendaftaran Merek HKI Kelas 7 Resmi DJKI bersama PERMATAMAS

PERMATAMAS menyediakan jasa pendampingan pendaftaran merek HKI untuk pelaku usaha yang memproduksi atau menggunakan brand pada mesin industri, mesin pertanian, motor, pompa, dan berbagai peralatan mekanis. Proses pendampingan dapat dimulai dari konsultasi kebutuhan hingga pengajuan melalui mekanisme resmi DJKI.

Layanan dapat mencakup pemeriksaan awal nama merek, konsultasi produk, identifikasi klasifikasi, penyusunan uraian barang, pemeriksaan data, persiapan pengajuan, serta pemantauan proses sesuai layanan yang dipilih.

PERMATAMAS berpengalaman sejak 2011 dalam membantu kebutuhan legalitas dan kekayaan intelektual. Sebagai penyedia jasa, PERMATAMAS bukan instansi pemerintah. Penyebutan “resmi DJKI” dalam konteks layanan ini mengacu pada proses pengajuan merek melalui mekanisme resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemilik usaha dapat mempersiapkan nama merek, logo apabila digunakan, identitas pemohon, serta daftar mesin atau produk yang akan diberi merek sebelum melakukan konsultasi. Informasi tersebut membantu proses pemeriksaan dan penyusunan permohonan menjadi lebih terarah.

Kesimpulan

Kelas 7 menjadi salah satu klasifikasi penting bagi berbagai produk mesin dan peralatan mekanis, termasuk sejumlah mesin industri, mesin pertanian, motor, pompa, kompresor, serta perangkat penggerak tertentu. Namun, klasifikasi tidak cukup ditentukan hanya berdasarkan nama produk. Fungsi, tujuan penggunaan, karakteristik barang, dan ketentuan klasifikasi yang berlaku perlu menjadi pertimbangan.

Bagi produsen, distributor, maupun pemilik brand, pendaftaran merek dapat membantu membangun identitas usaha sekaligus memberikan dasar perlindungan hukum. Merek yang dikelola dengan baik juga dapat mendukung pemasaran, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan menjadi bagian dari aset bisnis.

Dengan menggunakan jasa pendaftaran merek HKI Kelas 7, pemilik usaha dapat memperoleh pendampingan dalam mempersiapkan pengajuan melalui mekanisme resmi DJKI. PERMATAMAS siap membantu proses tersebut secara profesional, mulai dari konsultasi hingga pendampingan administrasi, tanpa menjanjikan hasil akhir yang berada di luar kewenangan penyedia jasa.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Apa itu Merek HKI Kelas 7?

Merek Kelas 7 berkaitan dengan berbagai mesin dan peralatan mesin, termasuk jenis motor dan peralatan mekanis tertentu sesuai klasifikasi yang berlaku.

2. Apakah mesin industri dapat menggunakan merek Kelas 7?

Banyak mesin industri dapat berkaitan dengan Kelas 7. Namun, klasifikasi perlu disesuaikan dengan fungsi, tujuan penggunaan, dan karakteristik masing-masing produk.

3. Apakah mesin pertanian termasuk Kelas 7?

Sejumlah mesin dan peralatan pertanian dapat berkaitan dengan Kelas 7. Pemeriksaan produk tetap diperlukan untuk menentukan klasifikasi yang tepat.

4. Apakah motor dan pompa dapat didaftarkan dengan merek Kelas 7?

Jenis motor dan pompa tertentu dapat berkaitan dengan Kelas 7. Penentuan akhir harus melihat karakter dan fungsi produk.

5. Apa saja dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran merek Kelas 7?

Umumnya diperlukan data pemohon, nama merek, logo atau etiket apabila digunakan, alamat, daftar produk, uraian barang, dan dokumen pendukung sesuai kebutuhan permohonan.

6. Mengapa penelusuran merek penting sebelum pendaftaran?

Penelusuran awal membantu mengetahui potensi adanya merek lain yang mempunyai persamaan atau kemiripan sehingga pemilik usaha dapat mempertimbangkan risiko sebelum mengajukan permohonan.

7. Berapa biaya pendaftaran Merek Kelas 7?

Biaya resmi mengikuti tarif PNBP yang berlaku saat permohonan diajukan. Jika menggunakan jasa pendampingan, terdapat biaya jasa sesuai layanan yang dipilih.

8. Berapa lama proses pendaftaran Merek Kelas 7?

Waktu proses mengikuti tahapan pemeriksaan yang ditetapkan DJKI. Bukti penerimaan dapat diperoleh setelah permohonan diajukan, tetapi hal tersebut berbeda dengan waktu hingga merek memperoleh status terdaftar.

9. Apakah bukti penerimaan berarti merek sudah terdaftar?

Tidak. Bukti penerimaan menunjukkan bahwa permohonan telah diajukan. Status terdaftar baru diperoleh setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai dan permohonan memenuhi ketentuan.

10. Apakah PERMATAMAS menjamin permohonan Merek Kelas 7 disetujui?

Tidak. PERMATAMAS memberikan pendampingan dalam proses pendaftaran, sedangkan keputusan akhir mengenai permohonan ditentukan berdasarkan pemeriksaan dan ketentuan DJKI.

LEGALITAS KAMI

AKTA PENDIRIAN No.15
AHU-0032144-AH.01.15 Tahun 2021
NPWP : 76.011.954.5-427.000
SIUP : 510/PM/277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

KONTAK KAMI

Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi,Jawa Barat, Indonesia.

No Telp : 021-89253417
No HP/WA : 0857-7763-0555

Copyright @ 2023 – Jasa Merek HKI – Support DokterWebsite.ID