Update Biaya Pendaftaran Merek HAKI Kelas 26 Tahun 2026 – Biaya pendaftaran merek menjadi salah satu hal yang paling sering dipertimbangkan pelaku usaha sebelum mengajukan perlindungan merek. Pada industri aksesori fashion, kebutuhan tersebut semakin relevan karena produk seperti kancing, renda, pita, resleting, pengait, dan ornamen pakaian dapat dipasarkan dengan merek sendiri. Memahami komponen biaya sejak awal membantu pemilik usaha menyiapkan anggaran sekaligus menghindari kesalahpahaman antara tarif resmi negara dan biaya jasa pendampingan.
Pada 2026, pengajuan merek tetap perlu dilakukan berdasarkan klasifikasi barang yang sesuai dan melalui prosedur yang ditetapkan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Kelas 26 dapat menjadi pilihan untuk berbagai produk aksesori pakaian dan perlengkapan tertentu sesuai klasifikasi. Namun, biaya bukan satu-satunya aspek yang perlu diperhatikan. Pemeriksaan merek, ketepatan uraian barang, kelengkapan dokumen, dan strategi perlindungan juga berpengaruh terhadap kualitas permohonan. Karena itu, pelaku usaha sebaiknya memahami seluruh proses sebelum mengeluarkan biaya pendaftaran.
Berdasarkan aturan PNBP terbaru (PP No. 30 Tahun 2026) yang berlaku mulai 1 Agustus 2026, biaya resmi pendaftaran Merek HAKI per kelas (termasuk untuk Kelas 26 seperti produk renda, kancing, atau sulaman) adalah Rp500.000 untuk kategori UMK (Usaha Mikro dan Kecil) dan Rp2.800.000 untuk kategori Umum/Non-UMK.
Apa Saja Produk yang Berkaitan dengan Merek HAKI Kelas 26?
Kelas 26 berkaitan dengan sejumlah barang seperti aksesori pakaian, ornamen, dan perlengkapan tertentu yang digunakan dalam kegiatan jahit atau dekorasi. Bagi pelaku usaha, penentuan kelas sebaiknya tidak hanya didasarkan pada istilah “aksesori fashion”, tetapi melihat karakteristik serta fungsi barang yang akan dicantumkan dalam permohonan. Langkah ini membantu memastikan perlindungan merek memiliki cakupan yang sesuai dengan kegiatan perdagangan.
Contoh produk yang dapat berkaitan dengan Kelas 26 antara lain:
- Kancing pakaian.
- Kancing tekan.
- Renda dekoratif.
- Pita untuk keperluan pakaian.
- Resleting.
- Pengait pakaian.
- Hook and eye.
- Gesper pakaian.
- Buckle untuk aksesori fashion.
- Payet.
- Manik-manik dekoratif.
- Patch pakaian.
- Ornamen pakaian.
- Aplikasi dekorasi tekstil.
- Peniti hias.
- Tali dekoratif.
- Bunga buatan sebagai hiasan pakaian.
- Bordir dekoratif tertentu.
- Aksesori jahit dekoratif.
- Perlengkapan hias pakaian lainnya yang sesuai klasifikasi.
Daftar tersebut digunakan sebagai contoh semantik, bukan berarti seluruh produk otomatis masuk Kelas 26. Sebelum mengajukan permohonan, jenis barang perlu dicocokkan dengan klasifikasi yang berlaku. Bagi usaha yang menjual beberapa kategori produk, pemeriksaan kelas juga penting agar tidak terjadi perlindungan yang kurang sesuai.

Komponen Biaya Pendaftaran Merek Kelas 26 Tahun 2026
Ketika membahas biaya pendaftaran merek, terdapat dua komponen yang perlu dibedakan. Pertama adalah biaya resmi yang dibayarkan melalui mekanisme pemerintah untuk proses permohonan merek. Kedua adalah biaya jasa apabila pemilik usaha menggunakan konsultan atau penyedia layanan profesional. Keduanya bukan hal yang sama sehingga sebaiknya dihitung secara terpisah ketika membuat anggaran.
Beberapa komponen yang perlu diperhatikan meliputi:
- Biaya resmi permohonan pendaftaran merek.
- Jumlah kelas yang didaftarkan.
- Kategori pemohon apabila terdapat perbedaan tarif.
- Biaya pemeriksaan atau kebutuhan tertentu sesuai proses.
- Biaya jasa konsultasi atau pendampingan jika menggunakan profesional.
- Biaya tambahan apabila diperlukan penanganan pada tahap tertentu.
Tarif resmi dapat berubah berdasarkan kebijakan yang berlaku. Karena itu, angka biaya yang digunakan untuk perencanaan harus dikonfirmasi pada saat permohonan diajukan. Selain itu, jangan memilih layanan hanya berdasarkan harga paling murah. Pastikan layanan menjelaskan dengan transparan apa saja yang termasuk biaya dan apakah tarif tersebut sudah mencakup seluruh pendampingan yang ditawarkan.
Estimasi Proses Pendaftaran Merek HAKI Kelas 26
Setelah biaya disiapkan, proses pendaftaran tidak langsung berakhir pada penerbitan sertifikat. Permohonan harus melewati beberapa tahapan administratif dan pemeriksaan. Pelaku usaha perlu memahami bahwa lama proses dapat berbeda antara satu permohonan dengan permohonan lainnya. Faktor seperti kelengkapan dokumen, hasil pemeriksaan, dan adanya keberatan dapat memengaruhi perjalanan permohonan.
Secara umum, alur pendaftaran dapat digambarkan sebagai berikut:
- Konsultasi dan identifikasi produk.
- Penelusuran awal merek.
- Penentuan kelas dan uraian barang.
- Persiapan dokumen.
- Pengajuan permohonan.
- Pemeriksaan formalitas.
- Pengumuman merek.
- Pemeriksaan substantif.
- Penyelesaian proses dan penerbitan sertifikat apabila disetujui.
Karena terdiri dari beberapa tahapan, tidak tepat apabila waktu terbit sertifikat dianggap sama dengan waktu pengajuan. Pelaku usaha sebaiknya menggunakan estimasi yang realistis dan memantau perkembangan permohonan secara berkala. Pendampingan profesional dapat membantu menjelaskan status proses dan langkah yang perlu dilakukan apabila muncul kendala.
Kesalahan Saat Menghitung Biaya Pendaftaran Merek
Kesalahan dalam membuat anggaran sering terjadi karena pemilik usaha hanya memperhitungkan tarif permohonan tanpa melihat kebutuhan lainnya. Ada pula yang menganggap biaya jasa konsultan merupakan bagian dari tarif pemerintah, padahal keduanya berbeda. Kurangnya pemahaman tersebut dapat membuat anggaran bisnis menjadi kurang akurat.
Beberapa kesalahan yang perlu dihindari yaitu:
- Menganggap biaya resmi sama dengan biaya jasa konsultan.
- Tidak memperhatikan jumlah kelas yang dibutuhkan.
- Menggunakan informasi tarif lama tanpa melakukan pengecekan.
- Tidak menyiapkan anggaran untuk kebutuhan pendampingan.
- Memilih layanan hanya berdasarkan harga terendah.
- Tidak menanyakan secara rinci cakupan layanan.
- Mengabaikan biaya atau kebutuhan yang mungkin muncul pada tahap lanjutan.
Cara paling aman adalah meminta rincian biaya secara jelas sebelum pengajuan. Pastikan pemilik usaha mengetahui mana biaya resmi dan mana biaya jasa. Dengan begitu, keputusan menggunakan layanan profesional dapat dibuat berdasarkan manfaat, transparansi, dan kualitas pendampingan, bukan sekadar nominal.
Mengapa Menggunakan Jasa Profesional untuk Pendaftaran Merek?
Mengurus pendaftaran merek bukan hanya soal membayar biaya dan mengisi formulir. Pemilik usaha juga perlu memastikan merek memiliki peluang yang baik, kelas barang sesuai, dan dokumen disiapkan secara tepat. Bagi pelaku industri aksesori fashion yang memiliki banyak produk, pendampingan profesional dapat membantu menyederhanakan proses yang cukup teknis.
Keuntungan menggunakan jasa profesional antara lain:
- Membantu menentukan kelas yang sesuai.
- Membantu melakukan pemeriksaan awal merek.
- Membantu menyusun uraian barang.
- Membantu memeriksa kelengkapan dokumen.
- Membantu proses pengajuan.
- Memantau perkembangan permohonan.
- Memberikan konsultasi apabila terdapat kendala.
Dengan memahami biaya, proses, dan potensi risiko sejak awal, pemilik usaha dapat mengambil keputusan yang lebih rasional. Merek yang sudah digunakan untuk produk aksesori jahit sebaiknya tidak dibiarkan tanpa perlindungan terlalu lama, terutama ketika bisnis mulai berkembang dan memiliki pelanggan tetap. PERMATAMAS siap membantu melalui Jasa Daftar Merek, mulai dari konsultasi, pemeriksaan merek, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengajuan kepada DJKI.
KONSULTASI GRATIS
PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555
FAQ
1. Berapa biaya pendaftaran merek Kelas 26 tahun 2026?
Biaya resmi mengikuti tarif yang berlaku pada saat permohonan diajukan. Selain tarif resmi, pemohon yang menggunakan konsultan perlu memperhitungkan biaya jasa pendampingan secara terpisah.
2. Apakah biaya pendaftaran merek dan biaya konsultan sama?
Tidak. Biaya pendaftaran merupakan tarif resmi yang berkaitan dengan permohonan kepada pemerintah, sedangkan biaya konsultan merupakan biaya atas layanan profesional yang diberikan kepada pemohon.
3. Apakah jumlah kelas memengaruhi biaya pendaftaran?
Ya. Apabila pemilik usaha membutuhkan perlindungan pada lebih dari satu kelas, biaya permohonan dapat berbeda karena setiap kelas merupakan cakupan perlindungan yang tersendiri.
4. Apakah kancing termasuk produk Kelas 26?
Kancing dapat berkaitan dengan Kelas 26. Namun, jenis dan fungsi barang harus diperiksa berdasarkan klasifikasi yang berlaku sebelum dimasukkan dalam permohonan.
5. Apakah renda dapat didaftarkan dengan merek sendiri?
Ya, produk renda yang dipasarkan dengan merek sendiri dapat diajukan untuk perlindungan merek apabila memenuhi ketentuan dan ditempatkan pada klasifikasi yang sesuai.
6. Apakah biaya pendaftaran menjamin merek pasti diterima?
Tidak. Pembayaran biaya permohonan tidak berarti merek otomatis disetujui. Permohonan tetap harus melewati pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
7. Berapa lama proses pendaftaran merek Kelas 26?
Proses berlangsung melalui beberapa tahapan sehingga waktunya tidak dapat disamakan untuk semua permohonan. Pemeriksaan dan kemungkinan keberatan dapat memengaruhi durasi.
8. Mengapa perlu melakukan cek merek sebelum membayar biaya pendaftaran?
Pemeriksaan awal membantu mengidentifikasi potensi persamaan atau kemiripan dengan merek terdahulu sehingga pemilik usaha dapat menilai risiko sebelum mengajukan permohonan.
9. Apakah menggunakan jasa profesional membuat proses lebih cepat?
Jasa profesional dapat membantu mengurangi kesalahan administratif dan memperlancar persiapan permohonan, tetapi tidak dapat menjamin seluruh proses DJKI selesai dalam waktu tertentu.
10. Apa yang perlu ditanyakan sebelum memilih jasa pendaftaran merek?
Tanyakan cakupan layanan, rincian biaya, proses pemeriksaan merek, kelas yang digunakan, dokumen yang dibutuhkan, serta bentuk pendampingan selama proses berlangsung.
