Jasa Merek HKI dari Pengecekan Merek dan Penentuan Kelas Merek

Jasa Merek HKI dari Pengecekan Merek dan Penentuan Kelas Merek – Pendaftaran merek bukan sekadar formalitas hukum, melainkan langkah strategis untuk melindungi identitas bisnis dalam jangka panjang. Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, merek menjadi aset penting yang mencerminkan reputasi, kualitas, dan kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, jasa merek yang mencakup pengecekan merek dan penentuan kelas merek menjadi kebutuhan krusial bagi pelaku usaha, baik UMKM maupun perusahaan berskala besar.

Proses awal yang sering diabaikan adalah pengecekan merek. Banyak merek ditolak karena memiliki persamaan dengan merek lain yang telah terdaftar lebih dahulu. Melalui jasa profesional, pelaku usaha dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi risiko sejak awal. Layanan ini

umumnya mencakup beberapa aspek penting, seperti:
• Penelusuran merek pada database resmi DJKI
• Analisis kesamaan nama, logo, dan unsur visual
• Identifikasi risiko sengketa merek di kemudian hari

Selain pengecekan, penentuan kelas merek juga memegang peranan vital. Kesalahan memilih kelas dapat menyebabkan perlindungan hukum menjadi tidak optimal, bahkan sia-sia. Dengan dukungan jasa merek yang berpengalaman, pelaku usaha dapat memastikan mereknya terdaftar pada kelas yang tepat sesuai dengan jenis barang atau jasa yang ditawarkan. Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi hukum, tetapi juga membantu bisnis berkembang dengan lebih aman dan terarah.

Pengecekan Merek HKI untuk Menghindari Sengketa Hukum

Pengecekan merek merupakan fondasi utama sebelum mengajukan pendaftaran resmi. Tahapan ini bertujuan memastikan bahwa merek yang akan digunakan tidak memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek lain yang sudah terdaftar. Tanpa pengecekan yang menyeluruh, risiko penolakan dan sengketa hukum di kemudian hari akan semakin besar.

Dalam praktiknya, pengecekan merek tidak hanya sebatas melihat kesamaan nama. Diperlukan analisis komprehensif terhadap unsur visual, fonetik, hingga makna kata.

Jasa pengecekan merek profesional biasanya mencakup beberapa langkah berikut:
• Penelusuran database merek nasional dan internasional
• Analisis tingkat kemiripan merek secara hukum
• Rekomendasi kelayakan merek untuk didaftarkan

Hasil dari pengecekan merek menjadi dasar pengambilan keputusan strategis bagi pemilik usaha. Apabila ditemukan potensi konflik, merek masih dapat disesuaikan sebelum diajukan. Pendekatan preventif ini terbukti lebih efisien dibandingkan menghadapi gugatan atau pembatalan merek di kemudian hari.

Melalui layanan yang tepat dan terpercaya seperti yang disediakan oleh PERMATAMAS, pelaku usaha dapat melangkah lebih aman dalam membangun identitas merek yang kuat.

Analisis dan Penentuan Kelas Merek HKI yang Tepat

Penentuan kelas merek sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya sangat signifikan terhadap perlindungan hukum. Setiap merek harus didaftarkan dalam kelas tertentu sesuai dengan klasifikasi barang dan jasa yang diakui secara internasional. Kesalahan memilih kelas dapat menyebabkan merek tidak terlindungi secara optimal.

Jasa penentuan kelas merek membantu pelaku usaha memahami ruang lingkup perlindungan yang dibutuhkan. Proses ini melibatkan pemetaan aktivitas bisnis secara detail.

Beberapa hal yang biasanya dianalisis antara lain:
• Jenis produk atau jasa yang ditawarkan
• Rencana pengembangan usaha ke depan
• Potensi perluasan merek ke kelas lain

Dengan penentuan kelas yang tepat, merek akan memiliki kekuatan hukum yang lebih solid. Hal ini juga meminimalkan risiko pelanggaran oleh pihak lain yang bergerak di bidang serupa.

Pendampingan profesional dalam tahap ini sangat disarankan, terutama bagi pelaku usaha yang baru pertama kali mendaftarkan merek. Layanan terintegrasi dari PERMATAMAS hadir untuk memastikan setiap merek terdaftar pada kelas yang paling relevan dan strategis.

Peran Jasa Merek HKI dalam Strategi Bisnis Jangka Panjang

Jasa merek tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga berperan dalam strategi bisnis jangka panjang. Merek yang terdaftar dengan benar akan menjadi aset tidak berwujud yang bernilai tinggi. Dalam banyak kasus, merek bahkan dapat menjadi faktor penentu dalam kerja sama bisnis dan investasi.

Pendekatan strategis dalam pengelolaan merek biasanya mencakup beberapa layanan utama, seperti:
• Konsultasi pemilihan merek yang berdaya saing
• Strategi pendaftaran satu atau multi kelas
• Pendampingan selama proses pemeriksaan hingga sertifikat terbit

Dengan dukungan jasa merek yang berpengalaman, pelaku usaha dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis tanpa khawatir terhadap risiko hukum. Perlindungan merek yang kuat memberikan rasa aman dan meningkatkan kredibilitas di mata konsumen maupun mitra usaha.

Untuk itulah, memilih mitra jasa merek yang tepat seperti PERMATAMAS menjadi langkah strategis dalam membangun dan menjaga keberlanjutan bisnis.

jasa pendaftaran merek hki, sanggah, banding merek hki
jasa pendaftaran merek hki, sanggah, banding merek hki

Konsultasi Strategi Pemilihan Kelas Merek HKI

Konsultasi strategi pemilihan kelas merek menjadi tahapan penting bagi pelaku usaha yang ingin memastikan perlindungan mereknya bersifat menyeluruh. Banyak kasus menunjukkan bahwa merek yang sudah terdaftar tetap menghadapi masalah hukum karena kelas yang dipilih tidak sesuai dengan aktivitas bisnis sebenarnya. Oleh sebab itu, konsultasi ini berfungsi sebagai langkah antisipatif sebelum pendaftaran diajukan.

Dalam konsultasi, pemilik usaha akan diajak memahami karakter bisnis secara mendalam. Tidak hanya kondisi saat ini, tetapi juga arah pengembangan usaha di masa depan.

Proses ini biasanya meliputi:
• Identifikasi produk atau jasa utama dan turunan
• Analisis potensi ekspansi bisnis
• Rekomendasi pendaftaran satu kelas atau multi kelas

Hasil dari konsultasi strategi ini membantu pemilik usaha mengambil keputusan yang lebih matang dan terukur. Dengan pendekatan yang tepat, merek tidak hanya terlindungi untuk saat ini, tetapi juga relevan untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang. Melalui pendampingan profesional yang komprehensif, layanan seperti PERMATAMAS hadir untuk memastikan setiap strategi pemilihan kelas merek benar-benar selaras dengan visi bisnis klien.

Pengecekan Merek HKI Berdasarkan Database Resmi DJKI

Database resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menjadi rujukan utama dalam proses pengecekan merek di Indonesia. Melalui database ini, dapat diketahui apakah suatu merek telah terdaftar, sedang dalam proses, atau berpotensi ditolak karena kemiripan dengan merek lain.

Pengecekan berbasis DJKI memberikan gambaran objektif sebelum pendaftaran dilakukan.
Namun, membaca data DJKI tidak selalu mudah bagi masyarakat awam. Diperlukan pemahaman hukum merek untuk menilai tingkat kemiripan dan risiko penolakan.

Jasa profesional biasanya melakukan pengecekan dengan metode berikut:
• Penelusuran merek identik dan serupa
• Analisis fonetik, visual, dan konseptual
• Penilaian peluang diterimanya merek

Dengan pengecekan yang akurat, pelaku usaha dapat menghindari pemborosan biaya dan waktu akibat pendaftaran yang berujung penolakan. Langkah ini menjadi bukti bahwa proses pendaftaran merek seharusnya dilakukan secara terencana dan berbasis data. Untuk memastikan keakuratan dan analisis yang mendalam, banyak pelaku usaha mempercayakan proses ini kepada PERMATAMAS sebagai mitra jasa merek yang berpengalaman.

Optimalisasi Perlindungan Merek HKI Melalui Kelas yang Tepat

Perlindungan merek tidak hanya ditentukan oleh status terdaftar, tetapi juga oleh ketepatan kelas yang dipilih. Kelas merek menentukan ruang lingkup perlindungan hukum terhadap barang atau jasa tertentu. Jika kelas yang dipilih terlalu sempit, merek bisa dengan mudah ditiru oleh pihak lain di kelas berbeda namun masih satu lini bisnis.

Optimalisasi perlindungan merek dilakukan dengan menyesuaikan kelas terhadap kebutuhan bisnis. Dalam praktiknya, optimalisasi ini mencakup:
• Evaluasi ulang kelas merek yang diajukan
• Pertimbangan pendaftaran kelas tambahan
• Strategi perlindungan terhadap kompetitor

Pendekatan ini bertujuan memperkuat posisi merek di pasar sekaligus mengurangi potensi konflik hukum. Dengan perlindungan yang optimal, merek dapat berkembang tanpa hambatan hukum yang berarti. Pendampingan dari pihak yang memahami regulasi dan dinamika bisnis sangat diperlukan, dan PERMATAMAS hadir sebagai solusi untuk membantu pelaku usaha memaksimalkan perlindungan mereknya secara strategis.

Pendampingan Profesional dalam Proses Pendaftaran Merek HKI

Proses pendaftaran merek sering kali memakan waktu panjang dan melibatkan berbagai tahapan administratif. Mulai dari pengajuan permohonan, pemeriksaan formalitas, pengumuman, hingga penerbitan sertifikat, semuanya memerlukan ketelitian. Tanpa pendampingan profesional, risiko kesalahan administratif menjadi cukup tinggi.

Pendampingan profesional memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha, terutama dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Layanan pendampingan umumnya mencakup:
• Penyusunan dokumen pendaftaran merek
• Pemantauan status permohonan secara berkala
• Penanganan keberatan atau tanggapan pemeriksa

Dengan adanya pendampingan, pemilik usaha dapat lebih fokus menjalankan bisnis inti tanpa terbebani urusan teknis pendaftaran merek. Proses yang terstruktur dan transparan juga meningkatkan peluang merek untuk disetujui.

Oleh karena itu, memilih jasa pendampingan yang kredibel seperti PERMATAMAS menjadi langkah tepat bagi pelaku usaha yang menginginkan proses pendaftaran merek berjalan aman, efektif, dan berkelanjutan.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan jasa merek HKI?
Jasa merek adalah layanan profesional yang membantu proses pengecekan, penentuan kelas, hingga pendaftaran merek agar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

2. Mengapa pengecekan merek perlu dilakukan sebelum pendaftaran?
Pengecekan merek bertujuan untuk mengetahui apakah merek sudah terdaftar atau memiliki kemiripan dengan merek lain sehingga dapat menghindari penolakan dan sengketa hukum.

3. Apa risiko jika tidak melakukan pengecekan merek HKI?
Risikonya antara lain penolakan permohonan, pemborosan biaya, hingga gugatan hukum dari pemilik merek yang sudah terdaftar.

4. Apa itu kelas merek?
Kelas merek adalah pengelompokan barang dan jasa berdasarkan klasifikasi internasional yang menentukan ruang lingkup perlindungan merek.

5. Berapa jumlah kelas merek HKI yang bisa didaftarkan?
Merek dapat didaftarkan dalam satu atau beberapa kelas, tergantung pada jenis produk atau jasa serta strategi bisnis pemilik merek.

6. Apakah salah memilih kelas merek HKI berpengaruh?
Ya, kesalahan memilih kelas dapat menyebabkan merek tidak terlindungi secara maksimal dan berpotensi dimanfaatkan oleh pihak lain.

7. Siapa saja yang membutuhkan jasa merek HKI?
Jasa merek dibutuhkan oleh UMKM, startup, hingga perusahaan besar yang ingin melindungi identitas bisnisnya secara hukum.

8. Berapa lama proses pendaftaran merek HKI?
Proses pendaftaran merek umumnya memakan waktu beberapa bulan hingga lebih dari satu tahun, tergantung pada tahapan pemeriksaan dan kondisi permohonan.

9. Apakah merek HKI yang sudah terdaftar bisa ditolak?
Merek dapat ditolak jika ditemukan kesamaan dengan merek lain, melanggar ketentuan hukum, atau tidak memenuhi persyaratan administratif.

10. Mengapa menggunakan jasa profesional seperti PERMATAMAS?
Karena PERMATAMAS memberikan pendampingan menyeluruh mulai dari pengecekan, penentuan kelas, hingga pendaftaran merek secara strategis dan sesuai regulasi.

jasa pengurusan sertifikasi halal

Cara Cek Status Merek dan Artinya di DJKI

Cara Cek Status Merek dan Artinya di DJKI – Mengetahui status pendaftaran merek adalah langkah penting bagi pelaku bisnis atau pemilik merek dagang yang ingin memastikan bahwa proses pendaftaran mereknya berjalan sesuai prosedur. Banyak pemohon yang bingung ketika mendapati status seperti “Menunggu Pemeriksaan Substantif”, “Pengumuman”, atau “Usulan Penolakan”. Padahal, setiap status memiliki arti dan tahapan hukum tersendiri sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Secara umum, status merek memberikan informasi mengenai posisi dokumen dalam siklus pemeriksaan. Ini membantu pemilik merek melakukan langkah preventif apabila status menunjukkan adanya keberatan, penolakan, atau permohonan tanggapan hukum. Dengan memahami arti status, pemohon dapat menghindari risiko merek ditolak hanya karena terlambat memberikan jawaban atau tidak memahami prosedur lanjutan.

Beberapa alasan penting mengetahui status merek antara lain:
• Memastikan permohonan tidak berhenti atau tertunda dalam sistem
• Menghindari masa tenggang tanggapan hukum yang terlewat
• Mengetahui kapan sertifikat merek akan diterbitkan

Bagi pelaku usaha, pemantauan status merek bukan hanya formalitas administratif, tetapi bagian dari strategi perlindungan aset bisnis. Ketika merek telah disetujui dan terdaftar, pemilik berhak secara hukum mencegah pihak lain menggunakan atau mendaftarkan merek yang sama atau mirip di kelas yang sama. Oleh karena itu, rutin mengecek status melalui sistem resmi sangat disarankan, terutama setelah masa pengumuman publik dan selama masa pemeriksaan substantif.

Apa Itu Status Merek HKI

Status merek adalah indikator resmi yang menunjukkan tahapan proses pendaftaran merek di DJKI, mulai dari pengajuan hingga penerbitan sertifikat. Status ini tercatat secara digital pada sistem PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual) yang dapat diakses publik kapan saja. Status ini menjadi panduan hukum, terutama ketika permohonan berada pada tahap kritis seperti pengumuman keberatan publik, pemeriksaan substantif, atau usulan penolakan.

Dalam prosesnya, status merek tidak statis, tetapi terus berubah sesuai perkembangan pemeriksaan administrasi dan substansi. Ketika sebuah merek berada dalam status pemeriksaan substantif, artinya pemeriksa sedang mengevaluasi kemungkinan adanya persamaan dengan merek lain atau pelanggaran terhadap ketentuan hukum. Di sisi lain, status pengumuman menandakan permohonan merek sedang dibuka untuk keberatan publik selama 2–3 bulan.

Beberapa contoh status yang umum muncul meliputi:
• Permohonan Diterima Sistem
• Pengumuman
• Pemeriksaan Substantif
• Usulan Penolakan atau Keberatan
• Sertifikat Terbit

Dengan memahami status ini, pemilik merek dapat mengambil langkah tepat dan cepat apabila diperlukan, misalnya mengajukan sanggahan terhadap keberatan atau menyiapkan bukti penggunaan merek. Tanpa pemahaman, proses bisa terhambat bahkan berakhir penolakan permanen.

Cara Cek Status Merek dan Artinya di DJKI
Cara Cek Status Merek dan Artinya di DJKI
Cara Cek Status Merek dan Artinya di DJKI
Cara Cek Status Merek dan Artinya di DJKI

Cara Cek Status Merek di DJKI

Untuk mengetahui status pendaftaran merek, DJKI menyediakan platform resmi yang dapat diakses melalui perangkat komputer maupun smartphone. Cara ini bersifat gratis dan dapat dilakukan oleh siapa pun, baik pemohon, konsultan, maupun masyarakat umum yang ingin memantau merek tertentu. Pemeriksaan ini juga berguna untuk mengetahui apakah merek sudah terdaftar atau masih dalam proses evaluasi.

Berikut langkah-langkah pengecekannya:
1. Buka situs resmi Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) DJKI
2. Pilih menu Merek pada halaman utama pencarian
3. Masukkan nama merek, nomor permohonan, atau nama pemilik merek
4. Klik tombol Cari dan tunggu hasil sistem ditampilkan
5. Buka detail merek lalu lihat bagian Status Permohonan

Setelah status muncul, pengguna dapat membaca tahapannya secara jelas, termasuk tanggal perubahan status dan riwayat proses pendaftaran. Proses ini sangat membantu terutama saat permohonan memasuki fase sensitif seperti masa sanggahan atau pemeriksaan substantif yang dapat memerlukan tindakan lanjutan.

Dengan rutin mengecek status merek, pemilik usaha dapat memastikan permohonan tetap berjalan dan tidak melewati batas waktu administratif yang dapat menyebabkan pembatalan atau penolakan permanen oleh DJKI.

Arti Setiap Status Merek HKI

Setiap status merek di DJKI memiliki arti dan fungsi yang berbeda dalam proses pemeriksaan hingga penerbitan sertifikat. Pemilik merek perlu memahami arti dari status tersebut agar dapat mengambil langkah hukum yang tepat apabila diperlukan. Beberapa status hanya bersifat informatif, namun ada juga status yang membutuhkan respons, seperti saat terjadi keberatan atau usulan penolakan. Dengan mengetahui arti setiap tahapan, proses pengajuan merek dapat lebih terpantau dan risiko penolakan dapat diminimalisir.

Status Merek Permohonan

Pengajuan Permohonan

Status ini muncul setelah Anda mendaftarkan merek melalui sistem DJKI baik melalui aplikasi online Merek DJKI atau melalui kuasa konsultan HKI. Tahapan ini menunjukkan bahwa permohonan sudah diterima sistem dan akan masuk ke tahap berikutnya, yaitu pemeriksaan formalitas. Pada tahap ini belum dilakukan pemeriksaan isi atau persamaan merek.

Status Merek Pemeriksaan Formalitas

Tahap ini adalah pemeriksaan administratif awal. Sistem akan mengecek kelengkapan dokumen, syarat teknis, serta kelas yang diajukan.
Status turunannya:
• Pemeriksaan Formalitas
Pemeriksa sedang mengecek kelengkapan berkas permohonan seperti label merek, surat pernyataan kepemilikan, dan dokumen pendukung.
• Menunggu Tanggapan Formalitas
Pemohon diminta melengkapi atau memperbaiki dokumen karena ditemukan kekurangan administratif.
• Tidak Ada Tanggapan Formalitas
Pemohon tidak memberikan respons dalam batas waktu yang ditentukan.
• Dianggap Ditarik Kembali
Permohonan otomatis dihentikan karena tidak ditindaklanjuti setelah adanya permintaan perbaikan formalitas.

Status Merek Masa Pengumuman (BRM)

Tahap ini dikenal sebagai masa keberatan atau oposisi publik yang berlangsung selama ± 2 bulan. Masyarakat dapat mengajukan keberatan jika merek dinilai mirip atau berpotensi menimbulkan masalah hukum.
Status turunannya:
• Masa Pengumuman
Merek sedang diumumkan secara publik pada sistem DJKI.
• Menunggu Keberatan/Sanggahan
DJKI memberi waktu untuk pihak lain menyampaikan pendapat hukum.
• Selesai Masa Pengumuman
Tidak ada keberatan atau masa sanggah sudah selesai.
• Pelayanan Teknis
Artinya merek sedang diproses secara teknis internal menuju pemeriksaan substantif.

Status Merek Pemeriksaan Substantif

Tahap ini merupakan evaluasi mendalam untuk memastikan merek tidak melanggar ketentuan hukum, tidak sama atau mirip dengan merek lain, serta tidak menggunakan unsur terlarang.
Status turunannya:
• Pemeriksaan Substantif 1
Pemeriksa sedang mengevaluasi dan membandingkan dengan basis data merek lainnya.
• Pemeriksaan Substantif 2
Proses lanjutan jika pemeriksa membutuhkan peninjauan lebih detail.
• Pemeriksaan Oleh Kasubdit
Pemeriksaan lanjutan oleh pejabat yang lebih tinggi sebagai tahap verifikasi internal.
• Menunggu Tanggapan Substantif Atas Usulan Penolakan
DJKI memberikan surat keberatan/penolakan, dan pemohon diberi kesempatan untuk menjawab.
• Menunggu Tanggapan Substantif
DJKI menunggu penjelasan atau dokumen tambahan dari pemohon.
• Pemeriksaan Substantif Setelah Usulan Penolakan
Respons atau sanggahan dari pemohon sedang dievaluasi.
• Usulan Tanggapan Diterima
Artinya argumen pemohon diterima dan proses menuju persetujuan.
• Persetujuan Oleh Direktur untuk Ditolak Berdasarkan Oposisi
Merek ditolak karena keberatan pihak lain dinilai valid oleh DJKI.

Status Merek Terdaftar

Tahap ini adalah fase paling penting dalam keseluruhan proses pendaftaran merek karena menunjukkan bahwa merek telah mendapatkan perlindungan hukum dari negara. Pemilik merek berhak penuh menggunakan merek dalam kegiatan perdagangan serta dapat menindak pelanggaran jika ada pihak lain yang menggunakan merek serupa tanpa izin. Status “Terdaftar” berarti proses hukum telah selesai dan sertifikat merek dapat dicetak melalui DJKI.

Status turunannya:
• Persetujuan Direktur untuk diberi
Artinya merek telah disetujui dan proses menuju penerbitan sertifikat sedang berlangsung.
• Direktorat Merek Menyetujui Pendaftaran Sebagian Karena Adanya Oposisi
Sebagian elemen merek disetujui karena ada keberatan pada komponen tertentu.
• Persetujuan Direktur untuk didaftar sebagian setelah menerima tanggapan
Merek tetap dapat didaftarkan sebagian setelah DJKI menerima sanggahan dan melakukan evaluasi.
• Direktorat Merek Menyetujui Pendaftaran Sepenuhnya Setelah Evaluasi Tanggapan
Artinya seluruh elemen merek dinyatakan layak dan dapat didaftarkan.
• Persetujuan direktur untuk didaftar karena oposisi diterima
Permohonan tetap lanjut karena keberatan pihak lain tidak terbukti atau tidak relevan.
• Untuk didaftar karena hearing sebagian / KBM / finalisasi sistem
Tahapan administratif final sebelum status berubah menjadi Didaftar.
• Didaftar
Merek resmi memiliki perlindungan hukum selama 10 tahun dan dapat diperpanjang.

Status Merek Ditolak

Penolakan dapat terjadi karena alasan hukum maupun teknis. Penolakan bersifat resmi dan tercatat di sistem DJKI. Pada tahap ini, pemohon masih dapat menggunakan upaya hukum seperti banding administrasi atau pengajuan ulang dengan strategi merek berbeda.

Status turunannya:
• Ditolak berdasarkan tanggapan
Artinya setelah mengevaluasi tanggapan pemohon, pemeriksa tetap menilai merek tidak dapat didaftarkan.
• Ditolak karena oposisi
Keberatan pihak lain dinilai sah dan kuat secara hukum.
• Ditolak karena tidak ada tanggapan (TAT)
Pemohon tidak merespons keberatan dalam batas waktu.
• Ditolak karena KBM atau alasan hukum lainnya
Merek melanggar ketentuan seperti kesamaan dengan simbol negara atau deskripsi generik.
• Ditolak
Status final dan resmi.

Status Merek Perpanjangan

Status ini muncul untuk merek yang telah memiliki sertifikat dan mendekati masa berakhirnya perlindungan. Perpanjangan wajib dilakukan sebelum masa 10 tahun habis atau dalam masa tenggang tertentu.

Status turunannya:
• Masa tanggapan 6 bulan kadaluarsa
Menandakan merek hampir kedaluwarsa dan pemilik harus segera memperpanjang.
• Pemeriksaan formalitas untuk perpanjangan (Non IDM)
DJKI melakukan verifikasi dokumen dan teknis kelengkapan perpanjangan.
• Kadaluarsa
Perlindungan merek hilang dan pihak lain dapat mengajukan merek serupa.

Jasa Pendaftaran Merek Berpengalaman

Mengurus pendaftaran hingga pemantauan status merek sering kali terasa rumit bagi pelaku usaha, terutama karena sistem hukum merek memiliki tahapan panjang serta istilah teknis yang tidak mudah dipahami. Banyak pemohon mengalami kesalahan administrasi, tidak melakukan tanggapan tepat waktu, atau salah menentukan kelas merek sehingga permohonan berakhir ditolak. Di sinilah peran konsultan berpengalaman sangat diperlukan.

Jika Anda ingin mendaftarkan merek tanpa ribet, cepat, dan sesuai aturan, Anda dapat bekerja sama dengan PERMATAMAS Indonesia, penyedia layanan pendampingan legalitas merek bersertifikasi yang telah membantu berbagai pelaku usaha di seluruh Indonesia. Dengan pengalaman menangani berbagai kasus keberatan, oposisi, hingga proses substantif, PERMATAMAS memastikan proses berjalan aman dan terukur.

Beberapa manfaat yang Anda dapatkan ketika menggunakan layanan pendampingan, antara lain:
• Pendampingan pemeriksaan status dan pemilihan kelas merek yang tepat
• Pendampingan penyusunan sanggahan jika muncul usulan penolakan
• Pendampingan hingga penerbitan sertifikat resmi DJKI

Dengan dukungan tim profesional, Anda dapat fokus menjalankan bisnis tanpa khawatir merek diambil atau ditiru pihak lain. Daftarkan merek Anda sekarang dan lindun

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ

1. Berapa lama waktu proses pendaftaran merek hingga status terdaftar?
Secara umum proses dapat memakan waktu antara 12 hingga 24 bulan, tergantung apakah ada keberatan, perbaikan dokumen, atau usulan penolakan.

2. Apakah status di DJKI bisa berubah setiap saat?
Ya, status dapat berubah sesuai perkembangan pemeriksaan administratif, substantif, dan keberatan pihak ketiga.

3. Apa yang harus dilakukan jika muncul status “Menunggu Tanggapan”?
Pemohon harus segera memberikan tanggapan sesuai instruksi sistem agar permohonan tidak dianggap ditarik kembali.

4. Jika status merek saya ditolak, apakah masih bisa mengajukan ulang?
Bisa. Pemohon dapat mengajukan ulang dengan strategi perubahan merek, kelas, atau bukti penggunaan.

5. Apa arti status “Didaftar”?
Status ini menunjukkan bahwa merek telah lolos semua tahapan dan mendapatkan perlindungan hukum selama 10 tahun.

6. Apakah bisa mengecek status merek orang lain di DJKI?
Ya. Sistem terbuka untuk publik karena bersifat informasi hukum.

7. Apakah satu akun DJKI bisa digunakan untuk beberapa permohonan merek?
Bisa. Akun dapat digunakan untuk mengelola satu atau lebih permohonan.

8. Apa yang harus dilakukan jika masa pengumuman mendapatkan keberatan dari pihak lain?
Pemohon dapat memberikan sanggahan resmi sebagai bentuk pembelaan hukum.

9. Bagaimana cara memperpanjang status merek yang hampir kedaluwarsa?
Pemilik dapat mengajukan perpanjangan melalui DJKI sebelum masa perlindungan berakhir.

10. Apakah wajib menggunakan konsultan hukum dalam pendaftaran merek?
Tidak wajib, tetapi sangat disarankan agar proses lebih aman, minim kesalahan, dan mampu menghadapi keberatan atau penolakan.

jasa pengurusan sertifikasi halal
jasa pengurusan sertifikasi halal

LEGALITAS KAMI

AKTA PENDIRIAN No.15
AHU-0032144-AH.01.15 Tahun 2021
NPWP : 76.011.954.5-427.000
SIUP : 510/PM/277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

KONTAK KAMI

Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi,Jawa Barat, Indonesia.

No Telp : 021-89253417
No HP/WA : 0857-7763-0555

Copyright @ 2023 – Jasa Merek HKI – Support DokterWebsite.ID