Cara Daftar Merek Kelas 35 Toko Online

Cara Daftar Merek Kelas 35 Toko Online – Mendaftarkan merek bukan lagi sekadar pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan wajib bagi pemilik toko online yang ingin membangun brand jangka panjang. Apalagi di era marketplace seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada yang kini semakin ketat dalam hal regulasi brand protection.

Banyak penjual yang baru menyadari pentingnya pendaftaran merek setelah toko mereka mengalami peringatan, diblokir, atau gagal mengajukan status official store karena tidak memiliki legalitas merek.
Di Indonesia, urusan pendaftaran merek ditangani oleh DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) sebagai lembaga resmi yang mengatur dan memproses perlindungan hak merek. (DJKI). Salah satu kategori yang paling relevan untuk toko online adalah Kelas 35, yang mencakup jasa pemasaran, penjualan online, manajemen toko digital, hingga layanan e-commerce.

Dengan mendaftarkan merek di kelas ini, pemilik toko online bukan hanya memperkuat identitas usahanya, tetapi juga memperoleh perlindungan hukum yang memberi hak eksklusif atas nama dan logo brand.

Banyak pelaku usaha masih bingung bagaimana proses pendaftaran merek dilakukan—mulai dari syarat, biaya, tahapan, hingga estimasi waktu terbit sertifikat. Artikel ini disusun sebagai panduan lengkap, ringkas, dan mudah dipahami bagi pemilik toko online yang ingin menjaga brand dan mengembangkan usaha ke level yang lebih profesional.

Apa Itu Merek Kelas 35 untuk Toko Online?

Sebelum mulai daftar merek, Anda perlu memahami apa yang dimaksud dengan Kelas 35. Dalam sistem klasifikasi merek internasional (Nice Classification), setiap produk atau jasa memiliki kategori tertentu. Kelas 35 adalah kategori jasa yang mencakup aktivitas penjualan, pemasaran, dan layanan toko daring (online store).

Untuk pemilik toko online, kelas ini penting karena mencakup:
• Layanan penjualan produk secara e-commerce
• Manajemen toko online
• Layanan promosi dan periklanan digital
• Layanan marketplace store
• Retail online melalui platform seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Lazada, atau Website pribadi

Jika Anda mendaftarkan merek hanya di kelas produk (misalnya kelas 3 untuk kosmetik, atau kelas 30 untuk makanan), maka perlindungan merek hanya berlaku untuk produknya, bukan aktivitas toko onlinenya. Karena itu, kelas 35 disebut kelas strategis untuk pemilik toko online.

Dengan memiliki merek kelas 35, Anda mendapatkan hak eksklusif untuk menggunakan nama atau logo tersebut dalam konteks penjualan online. Artinya, orang lain yang mencoba menggunakan nama serupa dapat dikenakan keberatan atau banding hukum.

Manfaat Daftar Merek Kelas 35 untuk Toko Online

Mendaftarkan merek memiliki banyak keuntungan bagi pelaku usaha online. Beberapa manfaat utamanya antara lain:
• Perlindungan hukum atas nama toko di marketplace
• Meningkatkan kepercayaan pembeli dan brand awareness
• Memenuhi persyaratan marketplace untuk verifikasi toko resmi
• Mencegah kompetitor memakai nama serupa
• Meningkatkan nilai bisnis (brand equity)
• Dapat dijadikan aset legal yang bisa dijual atau diwariskan

Banyak pemilik bisnis tidak menyadari bahwa merek terdaftar bisa bernilai tinggi. Beberapa brand UMKM bahkan dapat dijual dengan harga miliaran hanya karena merek mereka telah memiliki sertifikat resmi.

Biaya Daftar Merek Kelas 35 Toko Online

Untuk mendaftarkan merek secara resmi di DJKI, terdapat biaya yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Biaya ini tidak sama untuk semua pemohon, melainkan dibedakan berdasarkan jenis usaha.

Jika pemohon termasuk kategori UMKM yang terdaftar di OSS, maka biaya resminya akan lebih murah dibandingkan pemohon kategori Non-UMKM seperti perusahaan besar atau badan usaha yang belum memiliki legalitas UMKM.

Berikut daftar biaya resmi dari DJKI yang berlaku untuk satu kelas merek:
• UMKM: Rp 500.000
• Non-UMKM: Rp 1.800.000

Besaran biaya tersebut berlaku untuk satu kelas merek dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai regulasi pemerintah atau pembaruan sistem DJKI. Karena itu, sebelum mendaftar, sebaiknya pemohon memastikan tarif terbaru melalui laman resmi DJKI atau konsultasi dengan pihak yang berpengalaman.

Selain biaya resmi pemerintah, dalam praktiknya banyak pemilik merek memilih menggunakan jasa konsultan hukum merek atau agen profesional. Jika menggunakan layanan profesional, akan ada biaya tambahan seperti:
• Pemeriksaan dan analisis merek (brand checking)
• Pengelolaan dokumen persyaratan
• Pengajuan ke sistem DJKI
• Pemantauan tahapan pemeriksaan hingga sertifikat terbit

Bagi pemilik toko online, terutama seller aktif di Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, atau marketplace lainnya, penggunaan jasa ahli sering kali dianggap lebih menguntungkan. Alasannya, proses pendaftaran merek memerlukan ketelitian mulai dari penentuan kelas, pengisian formulir, hingga unggahan dokumen. Kesalahan kecil saja, seperti salah menentukan kelas atau dokumen kurang lengkap, dapat membuat permohonan ditolak atau harus diperbaiki.

Dengan memahami struktur biaya dan pilihan layanan, pemilik toko online dapat menentukan strategi terbaik sesuai kebutuhan bisnis maupun anggaran.

Syarat Daftar Merek Kelas 35 untuk Toko Online

Sebelum mengajukan permohonan pendaftaran merek, penting untuk memahami syarat administrasi yang diperlukan, terutama jika bisnis Anda berada di ranah digital seperti toko online Shopee, Tokopedia, Lazada, TikTok Shop, ataupun marketplace lainnya. Merek yang didaftarkan harus masuk ke kelas 35, yaitu kategori jasa pemasaran, retail, dan perdagangan online.
Dalam proses pengajuan, terdapat dua jenis pemohon: perorangan dan badan usaha (perusahaan). Keduanya diperbolehkan mendaftar, namun persyaratan dokumen yang diperlukan berbeda.

Jika Mendaftar atas Nama Perorangan, Dokumennya:
1. Fotokopi KTP pemohon
2. Nama merek dan logo (opsional namun sangat dianjurkan agar identitas visual merek lebih kuat)
3. Nomor HP dan email aktif (digunakan untuk akses akun DJKI dan menerima notifikasi resmi)
4. Contoh tanda tangan digital atau scan basah
Dokumen ini cukup sederhana dan cocok bagi pelaku usaha UMKM, seller online pemula, atau yang belum memiliki badan usaha.

Jika Mendaftar atas Nama Perusahaan/Badan Usaha, Dokumen yang Dibutuhkan:
1. Fotokopi KTP direktur atau pemegang wewenang
2. Nama merek dan logo
3. Nomor HP dan email resmi
4. Contoh tanda tangan
5. Nomor Induk Berusaha (NIB) atau dokumen legalitas lainnya

Mendaftar atas nama perusahaan lebih disarankan jika bisnis sudah berjalan, memiliki aset, brand building, atau rencana ekspansi dalam jangka panjang, karena kepemilikan merek akan melekat pada badan usaha.

Selain memenuhi persyaratan dokumen, sangat dianjurkan untuk melakukan brand checking terlebih dahulu. Brand checking membantu memastikan bahwa merek Anda belum digunakan atau mirip dengan merek lain sehingga memperbesar peluang diterima.
Dengan memenuhi semua persyaratan ini sejak awal, proses pendaftaran merek akan berjalan lebih cepat, mudah, dan minim risiko penolakan.

 

Cara Daftar Merek Kelas 35 Toko Online
Cara Daftar Merek Kelas 35 Toko Online

Tahapan Cara Daftar Merek Kelas 35 Toko Online

Untuk mendaftarkan merek di DJKI, terutama untuk kategori kelas 35 yang digunakan oleh pelaku bisnis online seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan marketplace lainnya, ada beberapa tahapan penting yang harus dilakukan. Proses ini bisa dilakukan secara mandiri maupun menggunakan layanan pendampingan konsultan profesional. Berikut langkah-langkahnya:

1. Cek Ketersediaan Merek (Brand Checking)
Langkah pertama dan paling krusial adalah memastikan merek yang ingin Anda daftarkan belum digunakan atau didaftarkan pihak lain. Pemeriksaan dilakukan melalui database resmi DJKI. Jika ada merek yang mirip, fonetiknya sama, atau masuk kategori dominan visual, maka peluang penolakan akan tinggi.

2. Siapkan Dokumen Persyaratan
Dokumen yang dibutuhkan antara lain KTP (untuk pemohon perorangan), NPWP, dan surat pernyataan kepemilikan merek. Jika pemohon berupa badan usaha, diperlukan legalitas perusahaan seperti NIB atau Akta Pendirian.

3. Buat Akun di Situs DJKI
Anda perlu registrasi melalui situs resmi DJKI untuk mengakses fitur pendaftaran merek secara online.

4. Isi Formulir Permohonan
Pada tahap ini, Anda diminta mengisi nama merek, bentuk merek (kata, logo atau kombinasi), serta memilih kelas. Karena fokus pada bisnis online, pastikan memilih kelas 35.

5. Upload Dokumen
Semua dokumen harus diunggah dengan format yang sesuai dan jelas agar tidak mengalami penolakan saat verifikasi administrasi.

6. Pembayaran Biaya Resmi
Setelah permohonan di-submit, sistem akan menerbitkan SPB (Surat Pemberitahuan Pembayaran), dan Anda wajib membayarnya sebelum batas waktu yang ditentukan.

7. Proses Pemeriksaan dan Sertifikat
Jika semua tahap sudah benar, Anda tinggal menunggu pemeriksaan substantif hingga sertifikat resmi merek diterbitkan.

Berapa Lama Proses Daftar Merek Kelas 35?

Proses pendaftaran merek kelas 35 memiliki beberapa tahapan resmi yang sudah diatur oleh DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual). Meskipun form pendaftaran dan pengunggahan dokumen dapat dilakukan secara online, bukan berarti sertifikat terbit secara instan. Sebaliknya, prosesnya memerlukan waktu cukup panjang karena mencakup pemeriksaan formalitas, pengumuman, hingga pemeriksaan substantif.

Secara umum, berikut estimasi waktu proses pendaftaran merek kelas 35:
• Bukti Pendaftaran: 1 Hari Kerja
• Estimasi Sertifikat Terbit: ± 1 Tahun

Bukti pendaftaran berupa dokumen resmi dari DJKI yang menunjukkan bahwa merek sudah terdaftar di sistem. Dokumen ini sangat penting karena sudah dapat digunakan sebagai bukti legal bahwa merek sedang dalam proses perlindungan hukum. Bahkan, marketplace seperti Shopee Mall, TikTok Shop, atau Tokopedia Official Store umumnya menerima dokumen ini untuk keperluan verifikasi brand official.

Proses selanjutnya masuk ke tahap pemeriksaan administratif dan substantif. Pada fase ini, pihak DJKI akan memastikan apakah merek yang didaftarkan memenuhi kriteria perlindungan, tidak mengandung unsur persamaan atau kemiripan dengan merek sebelumnya, serta tidak melanggar aturan hukum.

Kendala yang Sering Terjadi Saat Daftar Merek

Mendaftarkan merek ke DJKI tampak sederhana karena dilakukan secara online, namun kenyataannya masih banyak pemohon yang mengalami hambatan dalam prosesnya. Sebagian pelaku usaha—terutama yang baru pertama kali mendaftar—menganggap prosesnya sekadar unggah dokumen lalu menunggu sertifikat, padahal ada tahapan administrasi dan pemeriksaan substantif yang sangat menentukan hasil akhir. Kesalahan kecil di awal bisa berdampak pada penolakan permanen yang akhirnya membuat pemohon harus mengulang pendaftaran dan kehilangan biaya serta waktu.

Beberapa kendala yang paling sering terjadi dalam proses pendaftaran merek meliputi:
• Salah upload dokumen
• Syarat tidak lengkap
• Tidak membayar SPB tepat waktu
• Salah menentukan kelas merek

Kesalahan upload dokumen biasanya terjadi karena format file tidak sesuai, ukuran dokumen terlalu besar, atau pemohon salah memilih jenis dokumen yang diunggah. Padahal, sistem DJKI cukup ketat dan jika dokumen tidak sesuai standar, pengajuan bisa tertunda dan memerlukan perbaikan. Selain itu, banyak pemohon tidak menyertakan dokumen pendukung seperti tanda tangan digital, logo versi final, atau bukti UMKM jika ingin mendapatkan tarif lebih murah.

Masalah yang cukup fatal adalah tidak melakukan pembayaran Surat Perintah Bayar (SPB) tepat waktu. SPB memiliki batas waktu, dan bila dilewati, sistem akan membatalkan permohonan secara otomatis sehingga pemohon harus mengulang dari awal. Namun dari semua kendala, kesalahan menentukan kelas merek adalah yang paling sering menyebabkan penolakan formal maupun substantif.

Banyak yang tidak memahami bahwa pemilihan kelas harus sesuai dengan jenis kegiatan usaha, bukan sekadar nama produk.

Jasa Pendaftaran Merek Kelas 35 untuk Toko Online

Jika Anda ingin proses lebih aman, cepat, dan tidak ribet, menggunakan layanan profesional adalah pilihan terbaik. PERMATAMAS telah berpengalaman membantu pemilik toko online hingga brand UMKM hingga corporate dalam proses pendaftaran merek resmi DJKI.

Kami membantu:
• Pemeriksaan Merek (Brand Checking)
• Konsultasi pemilihan kelas yang tepat
• Pendaftaran dan pemantauan proses
• Update status sampai sertifikat terbit

Dengan pengalaman menangani merek untuk toko online dan marketplace resmi, Anda bisa fokus pada penjualan—urusan legal merek kami bantu sampai selesai.

Mendaftarkan merek kelas 35 adalah langkah penting bagi pemilik toko online untuk melindungi brand dan meningkatkan kredibilitas usaha. Prosedur pendaftaran memang terlihat teknis, namun dengan panduan yang tepat semuanya dapat dilakukan dengan mudah. Semakin cepat merek didaftarkan, semakin besar peluang nama brand Anda aman dan terlindungi secara hukum.

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ (10 Pertanyaan & Jawaban)

1. Apa itu merek kelas 35 untuk toko online?
Merek kelas 35 adalah kategori merek yang digunakan untuk aktivitas jasa pemasaran, penjualan, distribusi, termasuk toko online marketplace seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, dan lainnya.

2. Apakah penjual Shopee Mall wajib memiliki merek kelas 35?
Ya. Shopee Mall mensyaratkan pemilik toko memiliki bukti pendaftaran merek (Sertifikat atau Status “Published”) agar bisa bergabung atau diperpanjang statusnya.

3. Berapa biaya resmi daftar merek kelas 35?
Biaya resmi DJKI adalah Rp 500.000 untuk UMKM dan Rp 1.800.000 untuk Non-UMKM (perusahaan atau usaha besar).

4. Apakah logo wajib saat daftar merek?
Tidak wajib, tapi sangat disarankan. Logo membantu membedakan identitas merek secara visual dan melindungi brand dari peniruan.

5. Berapa lama proses pendaftaran merek sampai sertifikat terbit?
Prosesnya membutuhkan waktu sekitar 12 bulan hingga sertifikat terbit. Namun, bukti pendaftaran resmi biasanya keluar dalam 1 hari kerja.

6. Apakah proses daftar merek bisa dilakukan sendiri?
Bisa. Namun banyak pemilik toko online memilih menggunakan jasa ahli agar lebih cepat, aman, dan tidak salah memilih kelas atau mengunggah dokumen.

7. Apakah nama merek boleh sama dengan merek lain?
Tidak. Jika merek sudah digunakan dan masih aktif dalam kelas yang sama (terutama kelas 35), peluang untuk ditolak sangat besar.

8. Apa penyebab paling umum penolakan pendaftaran merek?
Beberapa penyebab umum antara lain: salah kelas, nama terlalu umum, dokumen tidak lengkap, atau pembayaran tidak dilakukan sesuai waktu.

9. Apakah sertifikat merek berlaku selamanya?
Tidak. Sertifikat merek berlaku 10 tahun dan dapat diperpanjang sebelum masa berlakunya habis.

10. Apakah merek toko online berlaku untuk semua marketplace?
Ya. Sertifikat merek HKI berlaku secara nasional dan bisa digunakan untuk kebutuhan verifikasi di berbagai platform marketplace.

jasa pengurusan sertifikasi halal
jasa pengurusan sertifikasi halal

Jasa Pembuatan HKI Merek Kelas 35 Untuk Marketplace Resmi

Jasa Pembuatan HKI Merek Kelas 35 Untuk Marketplace Resmi – Di era digital saat ini, kepercayaan dan legalitas menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan penjualan di marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, TikTok Shop, Bukalapak, Blibli, dan berbagai platform lainnya. Banyak pelaku usaha yang bahkan sudah memiliki produk berkualitas, namun tetap mengalami kendala saat ingin berjualan di marketplace resmi karena belum memiliki sertifikat merek HKI (Hak Kekayaan Intelektual).

Proses penjualan online kini tidak hanya sekadar upload produk dan menunggu pembeli. Marketplace saat ini sudah menerapkan sistem kurasi dan verifikasi agar hanya brand resmi dan legal yang dapat berjualan di kategori tertentu. Salah satu syarat terpenting yang hampir selalu diminta adalah sertifikat merek HKI kelas 35.

Itulah alasan mengapa layanan Jasa Pembuatan HKI Merek Kelas 35 untuk Marketplace Resmi menjadi solusi penting bagi para pemilik bisnis yang ingin memastikan usaha mereka terdaftar secara legal, aman, terlindungi, dan dapat diterima marketplace tanpa kendala.
Artikel ini akan membantu Anda memahami mengapa merek kelas 35 sangat penting, bagaimana proses pendaftarannya, berapa biaya resminya, dan bagaimana layanan profesional dapat membantu mengurus seluruh proses dari awal hingga sertifikat terbit.

Mengapa Merek Kelas 35 Penting untuk Marketplace Resmi?

Merek kelas 35 adalah kelas merek yang digunakan untuk jasa retail, pemasaran, perdagangan, dan distribusi barang. Dalam konteks marketplace, kelas ini membantu menunjukkan bahwa pemilik merek bertindak sebagai penyedia layanan perdagangan atau penjual resmi produk.

Berikut beberapa alasan utama mengapa marketplace sangat mensyaratkan kelas 35:
• Marketplace membutuhkan bukti legalitas pemilik merek agar tidak terjadi pelanggaran hak cipta.
• Sertifikat merek mencegah penyalahgunaan atau pengakuan merek oleh pihak lain.
• Dengan HKI kelas 35, penjual dapat mengajukan brand official store sebagai pemilik resmi.
• Meningkatkan kepercayaan pembeli karena produk dianggap berasal dari brand yang sah.
• Dapat digunakan untuk mengajukan program verified seller, brand protection marketplace, dan listing prioritas.

Selain itu, pendaftaran merek kelas 35 memberikan perlindungan hukum bagi pelaku usaha dari pemalsuan, peniru (copycat), atau kompetitor yang mencoba menggunakan nama merek yang sama atau mirip.

Jika suatu saat terjadi konflik merek, pihak yang terdaftar sebagai pemilik HKI resmi memiliki kekuatan hukum untuk menang.

Jasa Pembuatan HKI Merek Kelas 35 Untuk Marketplace Resmi
Jasa Pembuatan HKI Merek Kelas 35 Untuk Marketplace Resmi

Syarat Pendaftaran HKI Merek Kelas 35

Sebelum melakukan pengajuan pendaftaran merek, pemohon perlu menyiapkan beberapa persyaratan dasar. Syarat ini diperlukan agar proses pemeriksaan administratif berjalan lancar dan tidak terjadi penolakan atau revisi dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Berikut daftar syarat utama untuk pengajuan merek kelas 35:
1. Nama merek yang akan didaftarkan (pastikan belum digunakan pihak lain).
2. Logo merek (jika ada, format file biasanya JPEG atau PNG).
3. Nama pemilik merek (perorangan atau perusahaan).
4. Alamat lengkap sesuai identitas.
5. KTP bagi pemilik pribadi atau NIB/akta bagi badan usaha.
6. Surat pernyataan kepemilikan merek.
7. Nomor telepon dan email aktif untuk kontak resmi.

Semakin lengkap dan benar dokumen yang disiapkan sejak awal, semakin cepat proses pengajuan dapat berjalan.

Ada satu hal penting: nama merek harus dicek terlebih dahulu melalui database DJKI untuk memastikan bahwa merek tersebut belum terdaftar atau belum diajukan oleh pihak lain. Jika terdapat kesamaan yang terlalu mirip, maka pendaftaran bisa ditolak dengan alasan similarity atau substantially identical.
Karena itu, tahap searching merek menjadi salah satu proses penting sebelum mendaftar.

Proses dan Tahapan Pembuatan HKI Merek Kelas 35

Proses pengajuan merek bukan hanya menyerahkan dokumen dan menunggu sertifikat. Ada beberapa tahapan resmi yang harus dilalui hingga statusnya final.
Berikut tahapan pengurusan HKI kelas 35:

Langkah 1: Pemeriksaan Nama Merek (Searching)
Proses awal adalah pengecekan merek melalui database resmi DJKI. Jika nama aman dan tidak ada kemiripan yang berpotensi masalah, proses dapat dilanjutkan.

Langkah 2: Pengajuan Permohonan Online
Semua pendaftaran merek kini dilakukan secara elektronik melalui sistem DJKI. Pada tahap ini diperlukan file logo, identitas pemilik, dan dokumen pendukung.

Langkah 3: Pemeriksaan Administratif
DJKI akan memeriksa kelengkapan berkas dan data. Jika ada kekurangan, pemohon akan diminta melengkapi.

Langkah 4: Masa Pengumuman Merek
Tahap ini berlangsung selama 2–3 bulan. Pada periode ini publik diberi kesempatan untuk mengajukan keberatan (opposition) apabila terdapat kemiripan dengan merek lain.

Langkah 5: Pemeriksaan Substantif
Ini adalah proses penilaian mendalam apakah merek layak mendapatkan perlindungan.

Langkah 6: Penerbitan Sertifikat Merek
Jika lulus seluruh tahapan, sertifikat resmi akan diterbitkan dan dikirim dalam bentuk digital (dan dapat dicetak jika diperlukan).

Proses ini membutuhkan waktu dan ketelitian, terutama pada tahap substantif karena permohonan bisa ditolak jika dinilai terlalu mirip dengan merek lain.

Biaya Resmi dan Estimasi Waktu Pendaftaran Merek

Biaya resmi pendaftaran merek diatur oleh pemerintah melalui DJKI. Besarnya biaya bisa berbeda tergantung apakah pemiliknya individu atau badan usaha.
Selain biaya resmi pemerintah, biasanya ada biaya jasa profesional apabila Anda menggunakan Jasa Merek HKI untuk membantu proses administrasi, pengecekan, dan pendampingan hukum.
Estimasi waktu pendaftaran hingga sertifikat terbit berkisar antara:
• Minimal: 8–12 bulan
• Rata-rata: 12–18 bulan
• Maksimal: hingga 24 bulan, tergantung kondisi dokumen dan penolakan substantif
Dengan kata lain, pendaftaran merek bukan sesuatu yang selesai dalam hitungan hari. Karena itu, semakin cepat diajukan semakin baik, terutama untuk pelaku usaha yang sudah ada di marketplace agar tidak kehilangan peluang legalisasi.

Layanan Bantuan Profesional Pengurusan HKI Merek Kelas 35

Mengurus merek sendiri sebenarnya bisa dilakukan, namun banyak pelaku usaha yang memilih menggunakan jasa profesional karena alasan berikut:
• Tidak ingin salah dalam mengajukan kelas merek.
• Menghindari risiko penolakan karena kesalahan administratif.
• Ingin proses dipantau hingga selesai.
• Tidak memiliki waktu mempelajari detail regulasi DJKI.
• Membutuhkan surat keterangan pengajuan merek untuk marketplace secepat mungkin.

Dengan layanan profesional, Anda akan mendapatkan:
• Konsultasi sebelum pengajuan
• Pengecekan database merek
• Penyusunan dokumen legal
• Upload dan registrasi sistem DJKI
• Monitoring progress hingga sertifikat terbit
• Pendampingan jika terjadi keberatan/penolakan

Bagi pelaku bisnis khususnya yang ingin membuat Official Store di marketplace, layanan ini sangat membantu karena marketplace biasanya meminta bukti kepemilikan merek atau minimal Surat Permohonan Pendaftaran Merek (SPPM).

Pentinya Merek Kelas 35

Pendaftaran HKI merek kelas 35 merupakan langkah penting untuk memastikan bisnis Anda legal, aman, dan diterima di marketplace resmi. Sertifikat merek tidak hanya menjadi bukti kepemilikan, tetapi juga investasi jangka panjang yang memberikan perlindungan hukum dan meningkatkan kredibilitas bisnis.

Dengan proses yang cukup panjang dan teknis yang harus diperhatikan, menggunakan jasa profesional menjadi pilihan terbaik agar seluruh tahapan berjalan lebih cepat, tepat, dan minim risiko penolakan.

Butuh Bantuan Pendaftaran HKI Kelas 35?

Jika Anda ingin proses pengajuan berjalan lancar, aman, dan didampingi oleh ahli berpengalaman, silakan hubungi kami. Kami siap membantu mulai dari pengecekan nama merek, pengajuan resmi, hingga sertifikat terbit. Proses Merek HKI Sekarang

Konsultasi Gratis

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa itu HKI merek kelas 35?
HKI kelas 35 adalah kategori merek yang digunakan untuk perlindungan usaha retail, pemasaran, dan perdagangan termasuk aktivitas jual beli di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Lazada, dan lainnya.

2. Mengapa marketplace meminta sertifikat merek kelas 35?
Marketplace membutuhkan bukti bahwa penjual adalah pemilik sah merek tersebut untuk mencegah pelanggaran hak cipta, pemalsuan, dan penggunaan nama merek tanpa izin.

3. Berapa lama waktu proses pendaftaran merek kelas 35 hingga sertifikat terbit?
Proses resmi dari DJKI biasanya memakan waktu sekitar 8–18 bulan, tergantung kelengkapan dokumen, pemeriksaan substantif, dan apakah ada keberatan pihak lain.

4. Apakah bisa daftar merek sebelum memiliki badan usaha?
Ya. Pendaftaran bisa dilakukan atas nama perorangan menggunakan KTP dan alamat yang valid. Sertifikat tetap sah dan dapat dialihkan ke perusahaan jika diperlukan.

5. Apakah setelah pengajuan saya langsung bisa digunakan untuk daftar marketplace?
Ya. Setelah permohonan berhasil masuk dan terdaftar, Anda biasanya akan mendapatkan bukti resmi proof of submission yang sudah cukup untuk registrasi brand di marketplace tertentu.

6. Apakah menggunakan jasa profesional lebih aman?
Ya, karena konsultan memastikan nama merek aman sebelum diajukan, dokumen lengkap, kelas sesuai, dan proses dipantau hingga sertifikat resmi terbit.

jasa pengurusan sertifikasi halal
jasa pengurusan sertifikasi halal

LEGALITAS KAMI

AKTA PENDIRIAN No.15
AHU-0032144-AH.01.15 Tahun 2021
NPWP : 76.011.954.5-427.000
SIUP : 510/PM/277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

KONTAK KAMI

Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi,Jawa Barat, Indonesia.

No Telp : 021-89253417
No HP/WA : 0857-7763-0555

Copyright @ 2023 – Jasa Merek HKI – Support DokterWebsite.ID